Messi Curhat Nyesel Nggak Belajar Bahasa Inggris: “Saya Merasa Setengah Bodoh”
Jakarta, nusaetamnews.com : Siapa sangka peraih delapan Ballon d’Or, Lionel Messi, pernah merasa minder? Dalam wawancara terbaru di podcast Meksiko, Miro de Atras, Rabu (25/02/2026), pemain Inter Miami ini mengaku sangat menyesal tidak serius mempelajari bahasa Inggris saat masih muda.
Bagi Messi, kendala bahasa bukan cuma soal teknis, tapi soal membangun koneksi dan relasi dengan orang-orang di sekitarnya.
Momen Canggung Bareng Orang Hebat
Messi mengungkapkan rasa canggungnya saat berada di lingkungan internasional. Meski punya prestasi segudang, ia merasa ada jarak ketika tidak bisa terlibat penuh dalam percakapan.
“Ketika saya bisa berbicara dan mengobrol dengan mereka, saya merasa setengah bodoh,” aku La Pulga dengan jujur. Ia merasa kehilangan banyak kesempatan untuk membangun obrolan yang lebih dalam hanya karena keterbatasan kosa kata.
Pendidikan Tetap Nomor Satu
Messi mengakui masa sekolahnya di Argentina adalah “bencana” karena ia sudah fokus untuk pindah ke akademi Barcelona di usia 13 tahun. Kini, setelah merasakan dampaknya, ia sangat tegas mendidik anak-anaknya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Saya selalu mengatakan kepada anak-anak saya untuk memanfaatkan kesempatan belajar (bahasa). Mereka punya situasi yang berbeda dari saya,” tuturnya.
Pelajaran Hidup dari Lapangan Hijau
Meski menyesal soal pendidikan formalnya, Messi tetap bersyukur atas semua pelajaran yang ia dapatkan dari sepak bola. Baginya, lapangan hijau adalah sekolah kehidupan yang memberinya nilai-nilai moral, kedisiplinan, hingga ikatan persaudaraan seumur hidup di berbagai belahan dunia.
Penyesalan Messi ini jadi pengingat keras buat kita semua, nih: Ternyata skill bahasa itu sama pentingnya dengan skill di lapangan! (ant/one)