Subscribe

Menu MBG Wajib ‘Real Food’! BGN No Makanan Pabrikan dan Pengawet

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com : Stop biskuit dan snack kemasan! Badan Gizi Nasional (BGN) tegas banget ngelarang menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan bahan pabrikan atau makanan yang kebanyakan mengandung bahan pengawet.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, di Jakarta, Selasa, menyatakan hal ini setelah rapat finalisasi regulasi Program MBG. Langkah ini diambil buat merespons masih banyaknya menu yang diberikan—baik ke siswa, ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita—berupa makanan ringan atau biskuit.

“Nanti enggak boleh, bahan pabrikan enggak boleh, semua harus pakai bahan-bahan makanan yang bergizi,” tegas Nanik.

BGN enggak main-main dan akan menegur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan ngasih makanan pabrikan di menu MBG.

Jangkauan MBG: Sudah Capai Rp35 Triliun dan 39,2 Juta Penerima

Kepala BGN, Dadan Hindayana, membeberkan progres fantastis program MBG saat ini:

  • Penerima Manfaat: Sudah menjangkau 39,2 juta orang per hari.
  • Serapan Anggaran: Mencapai Rp35 triliun.
  • Jumlah SPPG: Ada 13.347 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Dadan optimistis pemerintah bisa mengejar target 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun ini.

Hygiene Sanitasi Dapur Wajib!

Dadan juga menyoroti pentingnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk dapur-dapur MBG:

  • Progres SLHS: Saat ini sudah 690 SPPG yang punya sertifikat tersebut.
  • Target: BGN menargetkan semua dapur MBG akan mendapatkan SLHS dalam waktu satu bulan ke depan, dengan kemampuan verifikasi hingga 200 SPPG setiap hari.

Ia menjelaskan, Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola MBG mengatur pentingnya koordinasi antarlembaga, sementara hal teknis seperti kebersihan dan keamanan pangan di dapur sudah diatur dalam Juknis dan SOP. BGN juga kolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun hingga 6.000 SPPG baru di daerah-daerah terpencil. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *