Megawati Hangestri: Raih Perunggu SEA Games & Status Transfer Disimpan Rapat
Nusaetamnews.com : Bintang bola voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, berhasil memimpin Timnas meraih medali perunggu di ajang SEA Games 2025 Thailand. Setelah kompetisi berakhir, Megawati menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tim sekaligus memilih untuk merahasiakan langkah karier selanjutnya.
Bersyukur Atas Hasil Maksimal di SEA Games 2025
Megawati, yang juga menjabat sebagai kapten tim, menyatakan rasa syukur atas perolehan medali perunggu setelah mengalahkan Filipina 3-1 pada perebutan tempat ketiga. Ia menilai capaian ini adalah hasil maksimal yang bisa diraih, terutama mengingat persiapan tim yang sangat singkat, yaitu hanya sekitar satu bulan latihan di Medan.
- Apresiasi Tim: Megawati memuji kerja sama seluruh pemain, baik senior maupun junior, yang dinilainya mampu saling menutup kekurangan sepanjang pertandingan, menjadikannya faktor kunci keberhasilan.
- Dukungan Pemain Muda: Ia mengakui atlet-atlet muda sempat tegang karena baru pertama kali bermain di ajang besar, namun dukungan dari pemain senior membantu mereka tampil lebih percaya diri, yang dianggap sebagai modal penting untuk regenerasi tim ke depan.
Timnas voli putri Indonesia gagal melaju ke final setelah kalah dari tuan rumah Thailand di semifinal, setelah sebelumnya mencatat kemenangan atas Malaysia dan Myanmar, serta kekalahan dari Vietnam di fase grup.
Status Karier Pasca-SEA Games Dirahasiakan
Di tengah kesuksesan tim, Megawati saat ini berstatus bebas transfer atau tanpa klub. Ia sebelumnya memutuskan kontrak lewat kesepakatan dua pihak dengan klub terakhirnya, Manisa BBSK, klub divisi dua liga voli Turki.
Ketika ditanya wartawan mengenai klub barunya, atlet berjuluk “Megatron” ini memilih untuk merahasiakannya:
- Tanggapan Megawati: “Emm… rahasia,” dan “Yaa, nanti nonton nanti,” katanya sambil tersenyum.
- Riwayat Klub: Sebelum bermain di Turki, Megawati lama membela klub Korea Selatan, Daejeon CheongKwanJang Red Sparks (2023-2025), dan juga pernah membela Gersik Petrokimia Pupuk Indonesia di babak final four. (ant/one)