Lawan Stunting Lewat Sanitasi: PPU Targetkan 161 Jamban Sehat Tahun Ini!
PENAJAM PASER UTARA , nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) nggak main-main dalam memerangi angka stunting (tengkes). Salah satu senjatanya? Bukan cuma soal gizi, tapi juga lewat Program Jamban Sehat. Strategi ini fokus menyasar keluarga kurang mampu yang selama ini belum punya akses buang air besar (BAB) yang layak.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR PPU, Jimmy Julianto, menegaskan bahwa urusan jamban sehat sudah masuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sejak 2024. “Ini adalah upaya nyata pemerintah kabupaten untuk mencegah stunting langsung dari akar masalahnya, yaitu sanitasi,” ujarnya, Rabu (11/2).
Apa Saja yang Didapat Warga?
Bantuan ini bukan cuma kasih kloset, tapi satu paket lengkap yang siap pakai. Berikut spesifikasinya:
- Fasilitas: Kloset, bilik permanen, tangki septik (septic tank), dan pipa pembuangan.
- Material: Menggunakan batu bata atau kayu ulin yang kokoh.
- Ukuran: Luas bangunan sekitar 2 x 1,5 meter persegi.
Lompatan Besar di Tahun 2026
Tahun ini, PPU melakukan scale-up program secara besar-besaran. Jika pada 2025 hanya membangun 20 unit, di tahun 2026 ini jumlahnya melonjak drastis menjadi 161 jamban sehat.
Dua wilayah yang menjadi prioritas utama tahun ini adalah:
- Kelurahan Maridan (Kecamatan Sepaku): 110 keluarga penerima manfaat.
- Kelurahan Riko (Kecamatan Penajam): 51 keluarga penerima manfaat.
Kolaborasi Dana: Pusat & Daerah
Program ini adalah hasil “patungan” yang apik antara pemerintah pusat dan daerah agar pengerjaannya lebih cepat dan efisien:
- APBD Kabupaten: Membiayai pengadaan kloset dan pembangunan bilik.
- Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat: Menyediakan tangki septik dan instalasi pipa pembuangan.
Langkah ini diharapkan nggak cuma bikin lingkungan makin bersih, tapi juga memastikan anak-anak di PPU tumbuh sehat tanpa ancaman penyakit akibat sanitasi buruk. (ant/one)