Subscribe

Lawan DBD, Pelajar di PPU Jadi Sasaran Utama Vaksinasi Gratis!

2 minutes read

PENAJAM, nusaetamnews.com : Kabar penting buat warga Penajam Paser Utara! Menghadapi ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU nggak cuma mengandalkan cara lama seperti fogging. Kali ini, mereka tancap gas lewat program vaksinasi strategis yang menyasar para pelajar.

Langkah ini diambil sebagai proteksi dini buat anak usia sekolah yang aktivitasnya cukup tinggi.

1. Fokus di Tiga Kecamatan “Hotspot”

Kepala Dinas Kesehatan PPU, Jansje Grace Makisurat, menjelaskan kalau vaksinasi ini difokuskan di sekolah-sekolah yang berada di wilayah:

  • Kecamatan Penajam
  • Kecamatan Waru
  • Kecamatan Babulu

Kenapa lewat sekolah? Selain paling efektif buat menjangkau anak-anak, pendataan juga jadi lebih rapi dan terukur. Selain pelajar, warga yang tinggal di lingkungan berisiko tinggi penularan juga jadi prioritas.

2. Angka Kasus Mulai Melandai

Tujuan utama program ini jelas: menekan angka kasus serendah mungkin. Sebagai perbandingan:

  • Tahun 2024: Mencapai 1.484 kasus (cukup tinggi!).
  • Tahun 2025 (Hingga kini): Tercatat di angka 224 kasus.

Penurunan ini ingin terus dijaga lewat suntikan 1.500 dosis vaksin DBD bantuan dari Pemprov Kaltim. Tenang saja, vaksin ini sudah dapet lampu hijau dari BPOM dan rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

3. Aman Nggak Sih?

Banyak yang tanya soal efek samping. Grace memastikan vaksin ini aman digunakan untuk usia 6 tahun hingga dewasa.

“Efek sampingnya masuk kategori ringan, paling cuma nyeri di area bekas suntikan. Jadi orang tua nggak perlu ragu,” tegasnya.

4. Vaksin Bukan “Magic Bullet”

Meski sudah divaksin, bukan berarti kita bisa santai. Dinkes PPU tetap mewanti-wanti kalau kunci utama pengendalian DBD tetap ada di:

  • 3M Plus: Menguras, menutup, dan mengubur sarang nyamuk.
  • Pola Hidup Bersih: Lingkungan rumah yang rapi dan nggak lembap.
  • Edukasi Mandiri: Kesadaran orang tua untuk lapor ke faskes jika anak demam. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *