Subscribe

KSOP Samarinda Buka Suara! Bantah Isu Suap Rp36 Miliar: “Sistem Kita Udah Full Digital!”

2 minutes read

SAMARINDA, nusaetamnews.com :  Belakangan ini, media sosial lagi dihebohkan sama kabar burung soal dugaan suap fantastis senilai Rp36 miliar yang menyeret nama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda. Isunya, uang itu terkait “pelicin” buat aktivitas tambang batu bara ilegal.

Nggak butuh waktu lama, pihak KSOP langsung pasang badan dan membantah keras tuduhan tersebut.

Gak Ada Lagi “Main Mata” di Pelabuhan

Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Yudi Kusmiyanto, menjelaskan kalau zaman sekarang udah susah buat pungli atau suap-suapan di pelabuhan. Kenapa? Karena sistemnya sudah transparan dan serba digital.

“Jujur, secara institusi kami merasa terganggu dengan isu itu. Tapi perlu dicatat, pelayanan di KSOP Samarinda sekarang sudah no face-to-face. Semua lewat sistem,” tegas Yudi, Kamis.

Inaportnet: Si Penjaga Gawang Digital

KSOP mengandalkan sistem bernama Inaportnet buat mengurus dokumen vital kayak Surat Persetujuan Berlayar (SPB) sampai verifikasi muatan kapal.

Apa hebatnya sistem ini?

  • Zero Interaction: Gak ada pertemuan fisik antara petugas dan pemilik kapal. Jadi, gak ada celah buat “bisik-bisik” di bawah meja.
  • Cashless: Semua pembayaran (PNBP) pakai kode billing bank. Agen bayar langsung ke bank, bukan ke kantong petugas.
  • Verified Only: Cuma perusahaan yang punya izin resmi (TUKS atau BUP) yang bisa masuk ke sistem.

Pelabuhan Tikus? Gak Bakal Bisa Masuk!

Senada dengan Yudi, Capt. Rona Wira selaku Kabid Lalu Lintas Angkutan Laut, juga menekankan kalau mereka punya filter ketat. Kalau lokasinya ilegal atau nggak punya izin resmi, otomatis nggak bakal bisa dapat layanan di Inaportnet.

“Kami hanya melayani terminal yang izinnya sudah terverifikasi secara resmi. Jadi nggak ada ruang buat aktivitas ilegal buat dapet layanan resmi kita,” tambahnya.

Pesan buat Netizen: KSOP Samarinda minta masyarakat jangan gampang kemakan hoax di medsos. Mereka berkomitmen buat menjaga tata kelola pelabuhan di Kaltim tetap bersih dan transparan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *