Subscribe

Konektivitas Tanpa Batas! Bandara APT Pranoto Aktifkan Lagi 6 Rute Perintis ke Wilayah 3T Kaltim

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Kabar gembira buat warga Kalimantan Timur yang tinggal di daerah pelosok! Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto resmi mengaktifkan kembali enam rute penerbangan perintis.

Langkah ini jadi angin segar untuk memperkuat konektivitas udara, terutama buat menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang akses daratnya masih cukup menantang.

Bukan Sekadar Terbang, Tapi Solusi Dasar

Kepala UPBU APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan, menyebut program ini adalah hasil kolaborasi apik antara Pemerintah Pusat dan Pemprov Kaltim. Fokus utamanya: memastikan transportasi dasar tersedia bagi semua orang, di mana pun mereka berada.

“Penerbangan perintis ini dedikasi buat daerah 3T. Rutenya dipilih berdasarkan usulan daerah dan sudah diverifikasi ketat kesiapan infrastrukturnya,” jelas Kadek di Samarinda, Senin (26/1).

Cek Rutenya! Dari Long Apung sampai Maratua

Buat kamu yang butuh mobilitas cepat ke pedalaman atau destinasi wisata, ini dia daftar rute yang beroperasi:

  1. Samarinda – Datah Dawai
  2. Samarinda – Muara Wahau
  3. Samarinda – Maratua
  4. Samarinda – Long Apung
  5. Maratua – Berau (Penghubung)
  6. Datah Dawai – Melak (Penghubung)

Catatan: Frekuensinya beda-beda ya! Rute “sibuk” kayak Long Apung dan Datah Dawai terbang 4x seminggu, sementara rute penghubung kayak Maratua–Berau terjadwal 1x seminggu.

Naik Grand Caravan, Bagasi Tetap Aman

Seluruh rute ini bakal dilayani oleh pesawat jenis Grand Caravan C208B. Meski mungil dengan kapasitas 12 penumpang, fasilitasnya tetap oke buat ukuran penerbangan perintis:

  • Bagasi Tercatat: Gratis 10 kg.
  • Bagasi Kabin: Gratis 5 kg.

Gak Ada Internet? Gak Masalah!

Memahami kondisi di pelosok yang terkadang masih minim sinyal, pihak bandara kasih kemudahan buat urusan tiket. Gak perlu ribet buka aplikasi kalau memang sinyal lagi “lemot”.

  • Beli di Loket: Bisa langsung datang ke bandara setempat.
  • Via Telepon: Cukup hubungi petugas bandara via telepon buat booking.

“Kami ingin pastikan semua warga di pelosok bisa punya akses transportasi yang mudah dan cepat,” tutup Kadek. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *