Kompleks Legislatif & Yudikatif IKN Dikebut, Basuki: “Tidak Ada Efisiensi, Gas Terus!”
Nusantara, nusaetamnews.com : Proyek raksasa pembangunan Kompleks Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan tetap menjadi prioritas utama. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, proyek yang menjadi simbol kekuatan negara ini ditargetkan rampung total pada medio 2027–2028.
Meski pemerintah tengah melakukan pengetatan anggaran secara nasional, Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, menjamin proyek ini tidak akan terkena imbas pemotongan.
“Pembangunan kompleks lembaga yudikatif dan legislatif tidak termasuk dalam efisiensi. Pembangunan tetap berjalan, jadi tidak perlu ragu,” tegas Basuki saat meninjau lokasi, Sabtu (11/04/2026).
Kawasan Legislatif: Kapasitas Jumbo 1.579 Orang
Sektor legislatif akan menjadi hunian bagi lima gedung utama, yakni Gedung Paripurna, Gedung DPR, Gedung DPD, dan Gedung MPR.
- Gedung Paripurna: Bakal jadi pusat gravitasi kegiatan dengan kapasitas mencapai 1.579 orang.
- Status: Desain akhir sedang menunggu ketukan palu dari Presiden.
- Infrastruktur: Tahap land clearing sudah beres, dan jalan kawasan sepanjang 3,7 km mulai dikonstruksi untuk konektivitas antargedung.
Kawasan Yudikatif: Plaza Keadilan & Markas Hukum
Pembangunan di sektor yudikatif dibagi menjadi dua paket pekerjaan besar untuk mempercepat progres:
- Paket I: Pembangunan Gedung Mahkamah Agung (MA) dan Plaza Keadilan.
- Paket II: Fokus pada Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), kawasan yudisial, serta masjid ikonik.
- Konektivitas: Didukung akses jalan kawasan yang lebih panjang, mencapai 8 km.
Infrastruktur Air High-Tech
OIKN tidak hanya membangun gedung, tapi juga memastikan ekosistem pendukung tetap sustained. Penguatan pasokan air dilakukan lewat pembangunan Embung EC-08 dan Kolam Retensi TR01. Menariknya, jaringan air minum akan terintegrasi melalui Multi-Utility Tunnel (MUT), sistem terowongan bawah tanah modern yang menyokong seluruh KIPP IKN.
Langkah ini mempertegas bahwa transisi pusat pemerintahan ke Nusantara tetap berjalan di jalur cepat (fast track) tanpa ada keraguan anggaran. (one)