Subscribe

KALTIM IS BACK! LAWAN DEFORESTASI DENGAN Aksi Tanam Pohon Gila-Gilaan

2 minutes read

Pemprov Kaltim Pamer Data: Hutan Masih Luas 8 Juta Hektare, Reforestasi Jadi Game Changer

SAMARINDA (nusaetamnews.com ) : Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) gak main-main soal jaga lingkungan! Pemprov Kaltim menegaskan komitmen kuatnya dalam melestarikan hutan lewat program reforestasi (penanaman kembali) yang diklaim masif dan berkelanjutan.

Juru Bicara Pemprov Kaltim, Muhammad Faisal, di Samarinda, Senin (16/12/2025), menjelaskan bahwa pembangunan daerah di Kaltim berjalan selaras dengan prinsip keseimbangan ekosistem. Gimana gak selaras? Kaltim masih punya bentang alam hutan yang SUPER LUAS dan diatur ketat.

Fakta Data Hutan Kaltim: Masih Dominsasi!

Menurut Keputusan Menteri Kehutanan No. 397 Tahun 2025, total luas kawasan hutan di Kaltim mencapai 8.045.416,92 hektare. Wow!

Faisal merinci, hutan seluas ini terdiri dari berbagai fungsi penting:

  • Hutan Lindung: $1.648.908,99$ hektare
  • Hutan Produksi Tetap: $2.941.434,09$ hektare
  • Hutan Produksi Terbatas: $2.919.150,74$ hektare

“Ini membuktikan Kaltim masih didominasi kawasan hutan yang harus kita jaga bareng-bareng,” ujar Kepala Diskominfo Kaltim ini.

Reforestasi vs. Deforestasi: Data 2024 Bicara

Faisal menekankan bahwa kalau bicara deforestasi (penggundulan hutan), kita juga WAJIB sandingkan dengan data reforestasi (penanaman kembali) yang intensif dilakukan tiap tahun.

Mengutip data Ditjen Planologi Kementerian Kehutanan Tahun 2024:

  • Deforestasi (Hutan Hilang): $36.707,16$ hektare
  • Reforestasi (Penanaman Kembali): $17.513,17$ hektare

Selisih Bersih (Net Deforestasi): $19.193,99$ hektare

“Data tersebut menunjukkan bahwa upaya penanaman kembali hutan di Kaltim berjalan signifikan dan menjadi bagian dari kebijakan pengelolaan lingkungan yang berkesinambungan, bukan cuma eksploitasi tanpa pemulihan,” tegas Faisal.

Kolaborasi Pentahelix Kunci Sukses Jaga Ekosistem

Aksi tanam kembali ini gak cuma di satu titik, tapi tersebar merata di hampir seluruh kabupaten/kota, dengan fokus utama di Kutai Timur, Kutai Barat, dan Kutai Kartanegara.

Pemprov Kaltim memastikan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) ini dilakukan secara all-out melalui skema kolaborasi Pentahelix yang melibatkan Pemerintah Pusat, Pemkab/Pemkot, dunia usaha, dan partisipasi aktif masyarakat sekitar hutan.

“Setiap tahun selalu ada upaya penanaman kembali sebagai bentuk tanggung jawab kolektif dalam menjaga keseimbangan ekosistem daerah,” terangnya.

Dengan hutan yang masih super luas dan komitmen reforestasi yang terus berjalan, Pemprov Kaltim optimis bahwa arah pembangunan daerah tetap on track dengan prinsip kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *