Kaltim Go Green Anti-Rugi! Gubernur Harum Gaspol Hilirisasi Kelapa & Bidik Triliunan Rupiah dari Hidrogen Hijau
Biar Gak Kaget TKD Dipotong, Kaltim Ubah Strategi dari Tambang ke Tanam & Tenaga Surya
SAMARINDA (nusaetamnews.com) : Kalimantan Timur (Kaltim) lagi putar haluan ekonomi secara total! Menanggapi wacana pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) di 2026, Gubernur Kaltim, Dr H Rudy Mas’ud (Harum), menginstruksikan jajarannya untuk all-out mencari investasi green economy.
Sasarannya jelas: lepas total dari ketergantungan batu bara dan bangun fondasi ekonomi hijau yang cuan-nya berkelanjutan.
Jurus Pamungkas 1: Kelapa Dalam, The Next Sultan Kaltim
Gubernur Harum kini menjadikan hilirisasi kelapa dalam sebagai prioritas utama. Kenapa? Karena potensi cuan-nya gak main-main dan Indonesia adalah produsen kelapa terbesar dunia.
- Potensi Cuan: Satu hektare bisa menghasilkan Rp35 juta per tahun dari kopra saja. Potensi industri hilirisasi kelapa nasional bahkan diprediksi mencapai Rp2.400 triliun!
- Produk Global Market: Dari kelapa mentah Rp13 ribu per butir, bisa diolah jadi Virgin Coconut Oil (VCO), santan kemasan, kosmetik, hingga coco fiber yang laris manis di pasar global.
- Pesan Gubernur: “Kaltim seharusnya mengambil peluang besar dari kelapa dalam ini. Kalau bisa dipermudah, mengapa dipersulit.” Gubernur minta birokrasi wajib sat set agar investor mudah masuk.
Jurus Pamungkas 2: Hidrogen & Amonia Hijau Seharga Rp50 Triliun
Selain perkebunan, Kaltim juga membidik transformasi energi dengan menjadikan Hidrogen Hijau dan Amonia Hijau sebagai pilar utama diversifikasi ekonomi.
Kaltim telah menjadi pilot project transisi ekonomi hijau nasional. Sektor ini diproyeksikan bisa mendatangkan nilai ekonomi hingga Rp50 triliun dan membuka puluhan ribu lapangan kerja high skill.
- Strategi Green Energy: Untuk mendukung produksi Hidrogen Hijau (yang dibuat melalui elektrolisis air dengan listrik EBT), Kaltim mengandalkan tiga potensi utama EBT: PLTS (Tenaga Surya), PLTA (Tenaga Air), dan Biomassa (dari limbah sawit/HTI).
- Kolaborasi BUMN: Perusahaan sekelas Pupuk Kaltim telah menjajaki studi Green Ammonia berbasis teknologi seperti thorium dan bekerja sama dengan Pertamina NRE dan PLN untuk memastikan pasokan bahan baku yang 100% clean energy.
Kaltim On Track Menuju IKN
Langkah-langkah strategis ini menunjukkan Kaltim serius move on dari era ekstraktif. Dengan menggenjot ekonomi terbarukan, Kaltim tidak hanya mengantisipasi pemotongan TKD, tetapi juga menyiapkan fondasi yang kokoh, ramah lingkungan, dan berkelanjutan sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN). (Ray)