Subscribe

Kaltim Cairkan Dana Gratispol Rp44,1 Miliar ke 7 PTN, Unmul Paling Gede!

2 minutes read

SAMARINDA (nusaetamnews.com) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) nggak main-main soal pendidikan! Program Pendidikan Gratispol senilai Rp44,153 Miliar resmi dicairkan bagi tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kaltim.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan pencairan ini adalah bukti komitmen serius untuk Genarasi Emas Kaltim.

“Dana ini adalah investasi strategis. Saya instruksikan wajib digunakan seoptimal mungkin dan tepat sasaran, prioritaskan keringanan UKT mahasiswa kita,” tegas Rudy di Samarinda, Rabu (12/11). Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana.

Pencairan Kilat dan Refund Segera

Hebatnya, proses pencairan dana ini berlangsung super cepat. Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir, mengonfirmasi SP2D diterbitkan hanya satu jam setelah pengajuan dari Biro Kesra.

Gubernur pun langsung sat set mengimbau pimpinan PTN segera mengecek rekening agar dana UKT bisa langsung disalurkan ke mahasiswa.

Khusus bagi mahasiswa yang sudah terlanjur membayar UKT, kampus seperti Universitas Mulawarman (Unmul)—sebagai penerima dana terbesar—diharapkan segera memproses skema pengembalian dana (refund).

Rincian Penerima Jatah Terbesar

Total alokasi Rp44,15 Miliar didistribusikan ke tujuh PTN dengan rincian:

  • Universitas Mulawarman (Unmul): Rp22,454 Miliar (Terbesar)
  • Politeknik Negeri Samarinda (Polnes): Rp6,382 Miliar
  • UINSI Sultan Aji Muhammad Idris: Rp4,898 Miliar
  • Institut Teknologi Kalimantan (ITK): Rp4,68 Miliar
  • Politeknik Kesehatan Kemenkes Samarinda: Rp3,562 Miliar
  • Politeknik Negeri Balikpapan: Rp1,57 Miliar
  • Politeknik Pertanian Negeri Samarinda: Rp604,8 Juta

PTS Wajib Sabar, Mekanisme Beda

Sebelumnya, pencairan ini sempat memicu polemik karena keterlambatan, terutama di kalangan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Muzakkir menjelaskan bahwa dana untuk PTS akan menyusul, namun harus melewati mekanisme pencairan hibah daerah yang ketat, yang memang membutuhkan waktu lebih lama. Pihak PTS diimbau untuk sat set mengajukan kelengkapan administrasi melalui Biro Kesra.

Tujuan Akhir: Program Gratispol ini diharapkan meringankan beban orang tua dan mahasiswa, memperluas akses pendidikan tinggi, dan mencetak generasi penerus Kaltim yang unggul dan berdaya saing. (anty/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *