Subscribe

Kaltim 69 Tahun, Fokus Konektivitas Semua Kabupaten dan Kota

4 minutes read

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya konektivitas antarwilayah akan menjadi fokus utama Pemprov Kaltim ke depan.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menyerahkan Arindama Utama Bidang Pelayanan Publik kepada Wali Kota Balikpapan Rahmat Mas’ud.

“Catatan penting kami hari ini adalah konektivitas. Infrastruktur harus dibangun lebih baik karena itu adalah pelayanan dasar bagi masyarakat,” kata Gubernur Rudy Mas’ud usai Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kaltim di Gelora Kadrie Oening Samarinda, Jumat 9 Januari 2026.

Menurut Gubernur, infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi negara kepada rakyatnya.

Ia mengakui, masih ada wilayah Kalimantan Timur yang terisolasi meski Indonesia hampir delapan dekade merdeka.

Daerah-daerah tersebut antara lain Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Timur, Berau, Paser, hingga jalur strategis Bongan–Sotek, dari Kutai Barat ke Penajam Paser Utara.

“Saya sudah berkeliling langsung. Masih ada wilayah yang sulit diakses. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Dengan nada optimistis, Gubernur Rudy menyatakan tahun 2026 akan menjadi momentum kebangkitan konektivitas Kalimantan Timur.

“Semoga tidak ada aral melintang. Tahun 2026 harus menjadi era kebangkitan, di mana konektivitas tersambung ke seluruh 10 kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” katanya.

Tak berhenti di internal provinsi, visi konektivitas Kaltim juga diarahkan lebih luas. Ke depan, jalur dari Mahakam Ulu diharapkan mampu menghubungkan Kalimantan Timur dengan Kalimantan Utara dan Kalimantan Tengah, membuka poros baru pertumbuhan kawasan pedalaman.

Sebelumnya, Gubernur Rudy Mas’ud menyebut HUT ke-69 Kaltim sebagai ruang refleksi bersama, tentang perjuangan para pendahulu, kerja keras generasi hari ini, serta tanggung jawab besar menyiapkan masa depan daerah.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”, yang menegaskan arah pembangunan berbasis sumber daya manusia.

“Ini adalah janji untuk melahirkan generasi emas Kalimantan Timur. Generasi yang berilmu, berkarakter, dan tangguh menghadapi zaman,” ucapnya.

Visi besar tersebut diterjemahkan melalui penguatan pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan, pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, serta tata kelola pemerintahan yang profesional dan melayani.

Menurut Gubernur, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari angka pertumbuhan ekonomi semata.

“Pembangunan harus adil, harus dirasakan semua. Itulah ukuran keberhasilan yang sesungguhnya,” katanya.

Dalam satu tahun terakhir, Pemprov Kaltim telah menjalankan berbagai ikhtiar konkret, salah satunya melalui Program Gratispol sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

“Pendidikan kami tempatkan di garis terdepan. Pendidikan bukan beban, tapi investasi. Investasi besar untuk kejayaan Kalimantan Timur di masa depan,” tandas Gubernur.

Pada momentum HUT ke-69 ini, Pemprov Kaltim juga menyerahkan penghargaan kepada daerah dan aparatur berprestasi.

Arindama Utama Bidang Pelayanan Publik diraih Kota Balikpapan, sementara Arindama Utama Bidang Pembangunan Ekonomi diberikan kepada Kabupaten Kutai Kartanegara.

Untuk kategori camat berprestasi, Camat Long Kali, Kabupaten Paser, M Arfah dinobatkan sebagai Camat Terbaik I. Disusul Camat Samboja, Kutai Kartanegara Burhanudin sebagai Terbaik II dan Camat Balikpapan Barat Erwin sebagai Terbaik III.

Rangkaian acara ditutup dengan suguhan seni budaya. Dispora Drum Corp (DDC) binaan Dispora Kaltim tampil memukau, diikuti tarian kolosal pelajar dan mahasiswa binaan UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan Kaltim yang mengangkat harmoni tiga budaya utama Kaltim, pesisir, pedalaman dan keraton.

Suasana semakin semarak ketika Gubernur, Pangdam, Kapolda, serta para pelajar dan mahasiswa menutup acara dengan tarian massal yang menjadi simbol persatuan, optimisme dan semangat menyongsong Kalimantan Timur yang terhubung, maju dan berkeadilan.

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur berlangsung khidmat, namun sarat makna. Gubernur Rudy Mas’ud menjadi Inspektur Upacara. Ia menyampaikan menyampaikan pesan besar, bahwa 2026 harus menjadi titik balik konektivitas Kalimantan Timur.

Upacara dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Sekda Kaltim Sri Wahyuni, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, mantan pejabat daerah, ASN, pelajar hingga mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *