Kabar Gembira! Kuota Haji Kaltim 2026 Naik, Antrean “Abadi” 40 Tahun Resmi Dipangkas
SAMARINDA, nusaetamnews.com : Penantian panjang warga Kalimantan Timur untuk berangkat ke Tanah Suci kini sedikit lebih ringan. Tahun 2026, Kaltim mendapat tambahan kuota sebanyak 603 orang. Artinya, total ada 3.189 jamaah yang siap terbang tahun ini!
Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Kaltim, Mohlis Hasan, menyebut kenaikan ini sebagai langkah nyata pemerintah untuk memangkas antrean haji yang sudah sangat panjang.
Antrean 40 Tahun Jadi “Cuma” 26 Tahun
Efek dari tambahan kuota ini nggak main-main. Strategi pemerintah yang kini membagi kuota berdasarkan daftar tunggu riil (bukan cuma jumlah penduduk Muslim) terbukti ampuh.
- Dulu: Masa tunggu haji reguler di Kaltim rata-rata mencapai 40 tahun.
- Sekarang: Berhasil dipangkas menjadi rata-rata 26 tahun.
“Ini upaya memangkas disparitas antrean antarprovinsi agar lebih adil,” ujar Mohlis, Selasa (20/1/2026).
Mark Your Calendar! Keberangkatan 26 April
Buat para jamaah, siapkan fisik dan mental karena jadwal sudah keluar. Keberangkatan perdana dari Embarkasi Balikpapan dijadwalkan pada 26 April 2026.
Secara administratif, jamaah Kaltim akan dibagi ke dalam 9 kloter murni. Namun, Embarkasi Balikpapan secara total akan mengurus 17 kloter karena juga melayani jamaah dari Kaltara, Sulteng, dan Sulut.
Bayar Rp54 Juta, Fasilitas Rp88 Juta
Urusan kantong juga ada kabar baik. Meskipun biaya riil haji (BPIH) mencapai Rp88 juta, jamaah reguler hanya perlu membayar sekitar Rp54 juta. Sisanya? Disubsidi oleh dana nilai manfaat yang dikelola BPKH.
Bahkan, kesadaran warga Kaltim luar biasa. Realisasi pelunasan biaya haji (Bipih) sudah mencapai 107%, artinya jamaah utama dan cadangan sudah sangat siap secara finansial.
Aturan Baru: Haji Kedua Wajib Jeda 18 Tahun
Pemerintah juga makin tegas dalam menegakkan asas keadilan. Berdasarkan UU No. 14 Tahun 2025:
- Bagi yang sudah pernah haji, baru boleh mendaftar lagi setelah jeda 18 tahun.
- Hal ini dilakukan agar kursi haji benar-benar diprioritaskan bagi mereka yang belum pernah berangkat sama sekali.
Warning Buat Masyarakat!
Mohlis mengimbau warga agar nggak gampang tergiur tawaran haji khusus yang nggak jelas. Pastikan biro perjalanan punya izin resmi dan punya kantor fisik di Kaltim biar nggak kena tipu. (one/ant)