Subscribe

Jaga Stok Pangan, Bupati Kutim Gandeng Pedagang Pasar Induk Sangatta Jinakkan Inflasi

2 minutes read

SANGATTA, Kaltim – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, bergerak cepat mengamankan stabilitas ekonomi daerah dengan merangkul Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (Appista). Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan stok bahan pokok tetap aman sekaligus menekan laju inflasi di wilayah Kutim.

Ardiansyah menegaskan bahwa kehadiran Appista adalah kunci bagi pemerintah dalam memantau arus komoditas. Dengan stok yang melimpah dan akses yang mudah, gejolak harga yang kerap menyulitkan warga dapat diredam lebih efektif.

“Stok komoditas yang cukup adalah rem alami bagi laju inflasi. Kita ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar mulai dari beras hingga cabai,” ujar Ardiansyah di Sangatta, Sabtu (11/4/2026).

Transformasi Sampah Jadi ‘Cuan’

Tak hanya bicara soal harga, dalam pengukuhan 48 pengurus Appista periode 2025-2030, Bupati juga menantang para pedagang untuk lebih inovatif, terutama dalam green economy. Salah satu fokusnya adalah pengolahan sampah pasar.

  • Sampah Organik: Diarahkan untuk menjadi bahan baku pupuk organik.
  • Nilai Ekonomis: Memanfaatkan tingginya permintaan pupuk di Kutim sebagai sumber pendapatan tambahan.
  • Lingkungan Bersih: Menciptakan ekosistem pasar yang nyaman bagi pembeli.

Ekonomi Kerakyatan Jadi Prioritas

Bupati mengingatkan agar pedagang tetap menjaga harga yang rasional demi menjaga daya beli masyarakat. Ia menyebut profesi pedagang sebagai garda terdepan dalam membantu kesejahteraan rakyat.

“Pemkab Kutim berkomitmen penuh mendukung kemajuan ekonomi dengan kebijakan yang berdampak langsung. Kita ingin sektor perdagangan ini terus naik kelas,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Appista Kutim, Sudarman, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi. Ia berjanji akan membawa Appista menjadi organisasi yang solid, tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan anggota, tetapi juga menjadikan Pasar Induk Sangatta sebagai pusat ekonomi yang modern, tertib, dan nyaman. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *