Subscribe

Jaga Napas Energi Nasional, Kilang Balikpapan Gas Pol Operasi Penuh Selama Lebaran 2026

2 minutes read

Balikapan, nusaetamnews.com :  Di saat mayoritas warga menikmati momen mudik, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (PPN RU) V Balikpapan memastikan “dapur” energi nasional tetap mengepul. Kilang raksasa di Kalimantan Timur ini beroperasi penuh 24 jam selama Idul Fitri 1447 H guna menjamin stok BBM aman terkendali.

Humas PT PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, menegaskan bahwa stabilitas operasional kilang adalah harga mati untuk menjaga ketahanan energi, terutama pada puncak konsumsi libur Lebaran 2026.

Tulang Punggung Energi Indonesia Timur

Kilang Balikpapan bukan pemain sembarangan. Dengan kapasitas raksasa mencapai 360 ribu barel per hari, fasilitas ini menopang sekitar 25-30 persen pasokan BBM nasional.

Pasca tuntasnya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) pada November 2025 lalu, posisi Kilang Balikpapan semakin strategis sebagai:

  • Hub Utama: Pemasok utama BBM untuk wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
  • Pilar Indonesia Timur: Menjamin distribusi energi hingga ke pelosok timur Nusantara.
  • Raksasa Regional: Salah satu kilang dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara.

Loyalitas di Balik Layar Monitor

Demi menjaga kelancaran produksi, para pekerja kilang tetap bersiaga di pos masing-masing ( on-site ) tanpa mengambil cuti lebaran. Manajemen pun turun langsung ke lapangan untuk memberikan apresiasi atas dedikasi para “pejuang energi” ini.

“Stabilitas operasi kilang menjadi faktor krusial dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah tingginya mobilitas masyarakat,” ujar Dodi, Rabu (25/3).

Sinergi Bareng Warga & Pemkot

Kondusifitas area kilang juga didukung penuh oleh masyarakat sekitar. Selama malam takbiran, warga proaktif menjaga keamanan lingkungan agar tidak ada aktivitas berbahaya di area objek vital nasional tersebut.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, turut memberikan lampu hijau setelah melakukan peninjauan rutin. Ia mengapresiasi kinerja kilang yang tetap maksimal sebagai tulang punggung ekonomi.

“Sangat penting untuk menjaga keberlangsungan operasional sektor energi sebagai penopang utama kehidupan masyarakat,” tegas Bagus. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *