Iran Memanas! Kemlu RI Siaga Satu Amankan WNI Pasca Serangan Udara AS-Israel
Jakarta, nusaetamnews.com : Situasi di Timur Tengah kembali mencapai titik didih. Menyusul serangan udara bersenjata yang menghantam beberapa kota di Iran pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI langsung mengeluarkan status siaga untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI) di sana.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengonfirmasi bahwa serangan tersebut terdeteksi sekitar pukul 09.45. “KBRI Tehran terus memantau situasi secara intensif dan sudah mengeluarkan edaran terbaru berisi langkah konkret demi keselamatan WNI,” ujar Yvonne dalam keterangan resminya.
Donald Trump “Double Hit” ke Iran
Serangan ini merupakan kali kedua di bawah komando Presiden AS, Donald Trump, setelah aksi serupa pada Juni 2025 lalu. Trump mengeklaim operasi militer skala besar bersama Israel ini dilakukan untuk menyapu bersih ancaman nuklir Iran.
Ironisnya, serangan ini terjadi tepat setelah ada “angin segar” dari meja diplomasi. Hanya berselang sehari sebelumnya, Menlu Oman menyebut perundingan di Jenewa sebenarnya sudah mencapai kesepakatan krusial soal pengurangan stok uranium Iran di bawah pengawasan IAEA. Namun, ledakan di lapangan berkata lain.
Protokol Darurat buat WNI
Buat kamu yang punya kerabat atau teman di Iran, Kemlu meminta agar tetap tenang tapi jangan abai. Berikut panduan darurat yang wajib dicatat:
- Tetap Kalem & Waspada: Ikuti aturan otoritas setempat tanpa terkecuali.
- Keep in Touch: Pastikan jalur komunikasi dengan KBRI Tehran tetap terbuka.
- Hotline 24 Jam: Jika situasi memburuk, segera hubungi:
- KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 902 466 8889
- Hotline Pelindungan WNI (Jakarta): +62 812-9007-0027
Diplomasi nuklir yang baru saja disepakati kini berada di ujung tanduk. Prioritas utama Pemerintah RI saat ini adalah memastikan tidak ada satu pun WNI yang terjebak dalam baku tembak konflik dua negara tersebut. (ant/one)