Subscribe

Investasi Emas di Samarinda Meledak 700%! Warga Pilih “Hold” Meski Harga Sentuh Rp3 Juta

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Januari 2026 jadi bulan yang sibuk buat PT Pegadaian Cabang Samarinda. Gak tanggung-tanggung, penjualan emas lewat sistem cicilan melonjak drastis hingga 7 kilogram dalam sebulan. Padahal, biasanya rata-rata cuma laku 1 kilogram aja per bulan. Lonjakan 7x lipat ini membuktikan kalau warga Samarinda lagi semangat banget nabung logam mulia.

Pemimpin Cabang Pegadaian Samarinda, Fariz Fauzan, menyebut antusiasme ini dipicu oleh tren kenaikan harga yang konsisten.

Harga Emas Meroket, Nasabah Makin Untung

Sepanjang 2025 sampai awal 2026, harga emas emang lagi “pedas”. Dampak geopolitik global bikin harga logam mulia naik gila-gilaan sekitar 60-80 persen.

  • Harga Saat Ini: Ada di kisaran Rp2,8 juta per gram.
  • Fenomena Nasabah: Banyak nasabah lama yang nambah pinjaman karena nilai taksiran barang jaminannya (emas) naik drastis.
  • Prinsip “Hold”: Meski harga sempat menyentuh angka psikologis Rp3 juta per gram, warga Samarinda justru milih nahan asetnya. Alasannya simpel: takut gak sanggup beli lagi kalau harganya naik terus!

Pesan Pakar: Jangan FOMO Pakai Uang Panas

Melihat fenomena ini, pakar ekonomi dari Universitas Mulawarman, Felisitas Defung, ngasih tips biar investasi kamu gak jadi zonk:

  1. Cek Legalitas: Kalau main di aplikasi digital, pastikan sudah terdaftar di Bappebti. Jangan kegoda investasi bodong yang nawarin untung nggak masuk akal.
  2. Fisik vs Digital: Buat kamu yang suka praktis, emas digital cocok banget. Tapi kalau merasa lebih tenang pegang barangnya langsung, emas fisik tetap jadi juara meski ada biaya simpan.
  3. No Debt! Strategi paling penting: Jangan pernah beli emas pakai uang utang, apalagi pas harga lagi di puncak (peak). Investasi itu harus pakai uang dingin! (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *