Indonesia Go Nuclear! Target Bangun Pembangkit Listrik Nuklir 7 GW di 2034
Jakarta, nusaetamnews.com : Indonesia siap memasuki era energi baru. Gak tanggung-tanggung, pemerintah resmi membidik pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) dengan kapasitas total 7 Gigawatt (GW) yang ditargetkan rampung secara bertahap hingga tahun 2034.
Kabar “ledakan” inovasi ini disampaikan langsung oleh Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi dan Iklim, Hashim Djojohadikusumo, dalam forum Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Mulai dari Mana?
Proyek raksasa ini nggak langsung dimulai dalam skala besar. Sebagai pemanasan, pemerintah bakal membangun kapasitas 500 Megawatt (MW) di tahap awal, sebelum akhirnya digaspol menuju target 7 GW sepuluh tahun ke depan.
“Pemerintah telah memutuskan untuk memulai pengadaan 7 gigawatt tenaga nuklir. Ini baru dan benar-benar baru,” tegas Hashim di depan para peserta forum.
Ambisi 70 GW: Dominasi Energi Hijau
Nuklir ini cuma salah satu bagian dari masterplan energi nasional. Dalam 10 tahun ke depan, Indonesia berencana menambah kapasitas listrik baru hingga 70 GW.
Menariknya, Indonesia makin serius ninggalin batu bara. Sebanyak 76 persen dari proyek raksasa tersebut bakal bersumber dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Sisanya? Pemerintah masih mengandalkan gas alam sebagai “jembatan” atau bahan bakar transisi biar aliran listrik nasional tetap stabil selama masa peralihan.
Magnet Buat Investor Global
Langkah berani Indonesia ini ternyata sudah bikin banyak investor dunia “melirik”. Kebijakan energi hijau yang makin konkret ini dianggap sebagai sinyal kalau Indonesia siap jadi pemain utama ekonomi rendah karbon di Asia. (ant/one)