IKN Bukan Cuma Proyek Megah: Warga Lokal Didorong Jadi ‘Player’ Utama Lewat Program KUMPUL
PENAJAM PASER UTARA , NUSAETAMNEWS.COM : Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) nggak mau warga lokal cuma jadi penonton di tengah masifnya pembangunan ibu kota baru. Melalui Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat, Otorita IKN kini makin agresif memoles para pelaku usaha lokal agar bisa “naik kelas” dan menguasai pasar.
Deputi Alimuddin menegaskan, visi besar IKN adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang hidup dan produktif, di mana warga sekitar Sepaku, Penajam Paser Utara, hingga Kutai Kartanegara berperan sebagai aktor utama.
Strategi ‘Upgrade’ Skill: Dari Brand hingga HKI
Bukan sekadar teori, Otorita IKN memberikan treatment khusus bagi UMKM lokal melalui pelatihan praktik langsung. Para pelaku usaha dibekali dengan amunisi “perang” di pasar modern, mulai dari:
- Branding & Identity: Menciptakan identitas produk yang kuat dan punya nilai jual.
- Packaging Mewah: Edukasi pengelolaan kemasan agar terlihat estetik dan profesional.
- Digital Sales: Teknik jualan kekinian yang adaptif dengan tren pasar saat ini.
Gak berhenti di pelatihan, pemerintah juga memberikan fasilitas “jemput bola” berupa gratis desain kemasan, biaya cetak, hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) ke Kemenkumham.
“Kami juga menghadirkan praktisi sukses buat sharing pengalaman bangun usaha dari nol. Tujuannya jelas: pelaku usaha lokal harus mandiri dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Alimuddin di Sepaku, Sabtu (28/2).
KUMPUL Lagi di Nusantara
Salah satu program andalan yang sedang digenjot adalah Program Kreatif Usaha Marketing Packaging Untung Laris (KUMPUL) Lagi di Nusantara. Program ini merupakan follow-up strategis hasil kolaborasi dengan Kemenparekraf yang dibuat lebih adaptif dengan dinamika ekonomi kreatif di kawasan IKN.
Alimuddin memastikan bahwa workshop peningkatan kapasitas ini akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Dengan begitu, produk asli Kalimantan Timur diharapkan tidak kalah saing dan bisa mengisi setiap sudut outlet retail maupun perkantoran yang ada di IKN nantinya. (ant/one)