IKN Anti-Kedip! PLN Pasang Baterai Raksasa 8.000 KW untuk Amankan Listrik Istana
Nusantara (nusaetamnews.com) : Bayangkan sebuah kota yang listriknya nggak pernah mati, bahkan saat cuaca mendung atau transisi dari siang ke malam. Itulah yang sedang dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Terbaru, PLN resmi mengoperasikan Battery Energy Storage System (BESS) alias baterai raksasa berkapasitas 8.000 KW di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
Baterai canggih ini nggak sendirian. Ia bekerja tandem dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Nusantara 50 MW hasil kolaborasi PLN Nusantara Renewables dan Sembcorp Renewables Indonesia.
“Lampu Tak Sempat Berkedip”
Manajer Unit Layanan Nusantara PLN Nusa Daya, Asad Amaluddin, menjelaskan kalau baterai ini adalah back-up super cepat. Jika transmisi dari PLTS terganggu, BESS akan langsung mengambil alih dalam hitungan sepersekian detik.
“Kami sudah operasikan sejak Oktober lalu. Sistemnya standby secara sinkron. Jadi kalau ada gangguan, daya baterai langsung masuk. Saking cepatnya, lampu pun tak sempat berkedip,” ujar Asad di Balikpapan, Selasa (16/12).
Gokilnya lagi, baterai ini sanggup menyuplai listrik ke seluruh kawasan KIPP, termasuk Istana Negara, selama 8 jam penuh sendirian. Waktu yang lebih dari cukup buat tim PLN melakukan perbaikan jika ada masalah teknis.
Lebih dari Sekadar Baterai: Ada GIS Juga!
Nggak cuma baterai, PLN juga memperkenalkan teknologi pertama di Kalimantan Timur: Gas Insulated Switchgear (GIS) berkapasitas 120 MVA.
Apa sih fungsinya? Gampangnya, GIS ini adalah “satpam” tegangan listrik. Desainnya ringkas dan futuristik, tapi punya tugas berat: menjaga kestabilan tegangan dan melindungi jaringan dari gangguan. Menariknya, proyek ini melibatkan mitra internasional tapi tetap bangga dengan produk lokal, terbukti dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang mencapai 67,29%.
Kenapa Ini Penting Banget?
- Ramah Lingkungan: Kombinasi PLTS dan BESS ini bisa menekan emisi karbon hingga 104.864 ton per tahun. Eco-friendly banget!
- Stabil 24 Jam: Listrik dari tenaga surya biasanya turun saat malam atau mendung. Nah, baterai ini bertugas menyeimbangkan itu semua agar pasokan tetap stabil.
- Digital & Otomatis: Sistem kelistrikan IKN sudah mendukung otomatisasi penuh, menjadikannya standar baru infrastruktur energi di Indonesia.
Flash Facts:
- Kapasitas BESS: 8.000 KW.
- Ketahanan: 8 Jam (khusus wilayah KIPP & Istana).
- Teknologi Baru: GIS 120 MVA pertama di Kaltim.
- Misi: Mewujudkan IKN sebagai Net Zero City. (ant/one)