Subscribe

Gerak Cepat! Gubernur Kaltim ‘Todong’ Menko AHY Bereskan Jalan Rusak di Kaltim

2 minutes read

BALIKPAPAN, nusaetamnews.com: Masalah infrastruktur di Kalimantan Timur (Kaltim) tampaknya jadi prioritas utama Gubernur Rudy Mas’ud. Tak tanggung-tanggung, Rudy langsung memanfaatkan momen satu mobil dengan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk “curhat” mendalam soal kondisi jalan nasional yang babak belur.

Momen ini terjadi saat Rudy menyambut kedatangan Menko AHY di Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Senin (12/1/2026).

“Soal kondisi jalan nasional, tadi langsung saya sampaikan secara mendalam kepada Pak Menko saat berada di mobil,” ujar Rudy Mas’ud.

Daftar ‘Rapor Merah’ Jalan Nasional di Kaltim

Beberapa titik jalur utama di Kaltim memang sedang dalam kondisi memprihatinkan. Berikut adalah beberapa highlight kerusakan yang dilaporkan:

  • Jalur Kutai Barat–Samarinda: Kondisi lubang di jalur ini mencapai kedalaman 50–60 cm. Rudy bahkan menyebut jalur ini nyaris lumpuh dan mendesak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk gerak cepat.
  • Akses Kutai Barat–Mahakam Ulu: Sebagai satu-satunya akses logistik, jalur ini rusak parah. Pemprov Kaltim sudah all-in mengucurkan dana sekitar Rp90 miliar dari APBD untuk membantu perbaikan yang ditargetkan rampung tahun ini.
  • Tol IKN (Segmen Karangjoang & Seksi 3A2): Akibat cuaca ekstrem awal Januari lalu, terjadi pergeseran tanah di area ini. Targetnya, perbaikan harus tuntas sebelum musim Mudik Lebaran 2026.
  • Jalur Sangatta–Bengalon: Area crossing tambang di titik ini hampir memutus jalan dan menjadi atensi serius pemerintah.

Strategi ‘Naik Kelas’ Jalan Sotek–Bongan

Selain jalan nasional, Rudy juga menaruh perhatian pada Jalur Sotek–Bongan. Meski saat ini statusnya belum menjadi jalan nasional, jalur ini sangat krusial sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Strateginya simpel tapi taktis: Pemprov akan merapikan jalan ini menggunakan anggaran daerah terlebih dahulu, baru kemudian diusulkan naik status menjadi jalan nasional.

“Kami rapikan dulu pakai anggaran daerah, baru diusulkan jadi jalan nasional karena ini akses utama menuju IKN,” jelas Rudy. Jalur ini nantinya akan jadi “urat nadi” baru yang memangkas waktu tempuh logistik dan BBM dari Balikpapan/PPU menuju Kutai Barat hingga Mahakam Ulu.

Respon Menko AHY

Mendengar laporan detail tersebut, Menko AHY memberikan sinyal positif. Ia berkomitmen penuh untuk mengawal proyek infrastruktur di Bumi Etam hingga tuntas. “Beliau berjanji akan mengawal pembangunan infrastruktur jalan nasional kita,” tambah Rudy.

Sebagai informasi, kunjungan Menko AHY ke Balikpapan kali ini juga dalam rangka mendampingi Presiden Prabowo Subianto untuk meresmikan proyek raksasa Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan pada Senin siang. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *