Subscribe

Gempur Inflasi Jelang Lebaran, Pemprov Kaltim Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com :  Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) resmi tancap gas menjaga stabilitas harga dapur warga. Lewat Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor DPTPH Kaltim, Rabu, pemerintah memastikan stok pangan aman dengan harga di bawah rata-rata pasar.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Fahmi Himawan, menyebut langkah ini sebagai strategi krusial menghadapi lonjakan permintaan saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“GPM ini agenda rutin, tapi momentumnya sangat krusial. Saat permintaan pasar melonjak, kami hadir untuk memastikan harga tetap stabil dan stok tersedia bagi masyarakat Bumi Etam,” tegas Fahmi di Samarinda.

Potong Rantai Distribusi, Harga “Friendly” di Kantong

Salah satu highlight utama dari aksi ini adalah keterlibatan langsung para produsen. Sedikitnya 45 tenant yang terdiri dari petani, peternak, hingga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) diterjunkan langsung untuk bertransaksi dengan konsumen.

Strategi memangkas rantai distribusi yang panjang ini terbukti efektif menekan harga. Komoditi strategis seperti beras, cabai, bawang, hingga protein hewani (daging ayam, ikan, telur) dipastikan dijual tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Hasilnya, harga sangat kompetitif dan terkendali karena kita menjembatani langsung produsen ke konsumen,” tambah Fahmi.

Sehat, Aman, dan Berbagi

Tak hanya soal harga murah, Pemprov Kaltim menjamin seluruh produk yang dijajakan telah lolos kurasi ketat dengan standar ASAH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Menariknya, acara yang dibuka simbolis dengan pemukulan kentongan ini juga menyelipkan misi sosial. Bekerja sama dengan Eramart dan Baznas Kaltim, dilakukan penyerahan bingkisan kepada para mustahik sebagai bentuk solidaritas antarsesama di bulan suci.

Aksi masif ini merupakan bagian dari gerakan serentak di 31 provinsi seluruh Indonesia, membuktikan bahwa ketahanan pangan nasional menjadi prioritas utama pemerintah di tahun 2026 ini.(ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *