Subscribe

Gaspol! Setahun Rudy-Seno, 38 Desa di Kaltim Akhirnya “Merdeka” Gelap

2 minutes read

Samarinda – Kabar segar datang dari Benua Etam. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) baru saja membuktikan komitmennya dalam urusan pemerataan akses energi. Terhitung sejak Februari 2025 hingga saat ini, sebanyak 38 desa baru resmi tersambung jaringan listrik 24 jam nonstop.

Langkah akselerasi ini disebut sebagai kado nyata dalam setahun masa kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menegaskan bahwa listrik bukan lagi sekadar fasilitas, melainkan hak dasar yang wajib dipenuhi.

“Ini wujud hadirnya pemerintah untuk masyarakat pedesaan. Kita ingin warga di pelosok juga merasakan kualitas hidup yang sama dengan mereka yang di kota,” ujar Bambang di Samarinda, Sabtu (7/3/2026).

Menipiskan Gap Elektrifikasi

Sebelumnya, tantangan kelistrikan di Kaltim memang cukup menyita perhatian. Dari total 1.038 desa, masih ada sekitar 110 desa yang harus “mandiri” mencari sumber energi non-PLN. Namun, lewat Program Listrik Desa (LISDES) periode 2025-2026, angka tersebut kini terus dipangkas.

Berikut adalah update data terbarunya:

  • Desa Baru Teraliri Listrik (Setahun Terakhir): 38 Desa.
  • Cakupan: Rata-rata 180 hingga 250 rumah per desa.
  • Sisa Desa “PR”: Kini menyusut menjadi 72 desa.

Kolaborasi Bareng PLN: Medan Berat Bukan Halangan

Bambang memaparkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Pemprov Kaltim dan PT PLN (Persero). Prosesnya pun nggak main-main. Tim di lapangan harus berjuang menanam tiang dan menarik kabel melintasi medan geografis yang cukup ekstrem demi “memerdekakan” warga dari kegelapan.

“Kami memastikan sinergi ini tetap dipacu. Targetnya jelas: Rasio elektrifikasi desa 100% pada tahun 2027,” tegasnya.

Efek Domino: Ekonomi Naik, Belajar Makin Asik

Hadirnya listrik 24 jam ini diprediksi bakal jadi game changer bagi ekonomi lokal. Selain mendukung UMKM desa untuk lebih produktif, akses energi yang stabil juga bikin aktivitas belajar anak-anak jadi lebih nyaman dan operasional Puskesmas setempat makin maksimal.

Singkatnya, Kaltim sedang bersiap menyambut era baru di mana akses energi bukan lagi jadi kendala untuk maju. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *