Subscribe

GASPOL! Kaltim Gandeng Unmul & Adelaide University, Kelas Bilingual SMA/SMK Dibikin Standar Global!

2 minutes read

SAMARINDA, nusaetamnews.com : Kalimantan Timur (Kaltim) serius banget garap “Generasi Emas”! Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kaltim resmi menggandeng Universitas Mulawarman (Unmul) dan kampus top dari Australia, Adelaide University, buat nge-boost penerapan kelas bilingual berstandar internasional di SMA dan SMK.

Plt Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis. “Program ini adalah langkah strategis kita untuk menyiapkan generasi emas yang mampu bersaing di tingkat global,” tegasnya di Samarinda, Kamis.

CLIL/EMI: Belajar Sains Sekalian Cas Cis Cus

Kerja sama ini dimulai dengan workshop dan sosialisasi metode belajar keren: Content and Language Integrated Learning (CLIL) dan English as a Medium of Instruction (EMI).

Intinya, siswa nggak cuma belajar mata pelajaran biasa kayak Sains atau Sejarah, tapi sekaligus mendalami bahasa Inggris di saat yang sama. Pokoknya, belajar ilmu sambil cas cis cus bahasa asing!

Program ini sudah mulai menyasar beberapa sekolah unggulan, seperti:

  • SMAN 2 Sangatta Utara
  • SMAN 3 Tenggarong
  • SMAN 14 Samarinda
  • SMAN 1 Balikpapan
  • SMKN 2 Balikpapan (buat pemerataan kualitas).

Manfaat Gak Kaleng-kaleng!

Metode bilingual CLIL ini terbukti mampu:

  1. Naikin Motivasi Belajar siswa secara signifikan.
  2. Asah Skill Berpikir Kritis dan Analitis.
  3. Lancar Komunikasi Aktif (lisan & tulisan).
  4. Numbuhin Kesadaran Lintas Budaya.

Targetnya: 70 Sekolah Go Global

Kolaborasi dengan Unmul dan Adelaide University diyakini jadi kunci buat menjaga kualitas pengajaran agar sesuai standar global. Suasana kelas pun jadi lebih hidup, interaktif, dan relevan dengan tantangan dunia kerja saat ini.

Disdikbud Kaltim punya target ambisius: mencetak lulusan yang siap kuliah di luar negeri dan terserap di pasar kerja internasional.

“Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan sekolah yang menerapkan kelas internasional. Targetnya adalah 70 sekolah. Tujuannya agar semakin banyak generasi muda Kaltim yang merasakan manfaat pendidikan kelas dunia,” pungkas Armin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *