Gaspol! IKN Siap Sambut ASN, Setwapres Mulai Cicil Kepindahan
NUSANTARA, nusaetamnews.com : Ibu Kota Nusantara (IKN) makin menunjukkan taringnya sebagai pusat pemerintahan masa depan. Keseriusan ini dipertegas dengan kunjungan Staf Khusus Wakil Presiden RI, Tina Talisa, ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Senin (20/1/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret menindaklanjuti arahan gerak cepat (gercep) dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Targetnya jelas: mempercepat persiapan infrastruktur agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa segera “pindah kantor” ke Kalimantan Timur.
Dukungan Penuh dari “RI 2”
Tina Talisa mengungkapkan bahwa Wapres Gibran memberikan dukungan penuh terhadap progres pembangunan ini. Bahkan, Sekretariat Wakil Presiden berkomitmen untuk menjadi pionir dalam proses transisi ini.
“Bapak Wakil Presiden sangat suportif. Beliau mendorong kami di Sekretariat Wapres untuk mulai berkantor di IKN secara bertahap,” ujar Tina di sela-sela peninjauan.
Bukan Cuma Kantor, Tapi Ekosistem Hijau
Tak hanya bicara soal meja dan kursi kantor, agenda ini juga memantau sejauh mana kesiapan IKN dalam mengusung konsep smart and green city. Fokus utamanya adalah pengembangan ekowisata dan penggunaan energi bersih yang menjadi identitas IKN.
“Kita berdiskusi dengan Kepala Otorita IKN soal potensi ekowisata ke depan. Masih banyak yang harus dikawal bareng-bareng, terutama soal implementasi energi bersih di sini,” tambahnya.
Check-In Lokasi Strategis
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Stafsus Wapres melakukan “tour” kesiapan infrastruktur di beberapa titik vital, antara lain:
- Area Glamping: Sisi lifestyle dan akomodasi ramah lingkungan.
- Rumah Jabatan Menteri (RJM): Hunian para pejabat negara.
- Istana Wakil Presiden & Balai Kota Otorita IKN: Pusat komando administrasi.
- Istana Presiden: Simbol utama kepemimpinan nasional.
Langkah masif ini membuktikan bahwa pemerintah nggak main-main dalam mewujudkan IKN bukan sekadar kota baru, tapi ekosistem kerja masa depan yang modern dan berkelanjutan. (one/ft humas IKN)