Subscribe

Gaspol! Baru Setahun Menjabat, Duet Rudy-Seno Sudah “Guyur” UKT Gratis untuk 24 Ribu Mahasiswa Kaltim

2 minutes read

Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji secara simbolis menyerahkan Program Gratispol kepada salah seorang mahasiswa. (Gambar : Humas Pemrov Kaltim)

SAMARINDA, nusaetamnews.com:  Belum genap setahun menakhodai Kalimantan Timur, pasangan Gubernur Dr. H. Rudy Mas’ud dan Wagub H. Seno Aji langsung membuktikan janji politiknya. Lewat program Gratispol Pendidikan, duet ini tancap gas membenahi sektor SDM sejak hari pertama menjabat pada 20 Februari 2025 lalu.

Hasilnya? Nyata. Hingga akhir Desember 2025, puluhan ribu mahasiswa asal Kaltim bisa bernapas lega karena beban Uang Kuliah Tunggal (UKT) mereka resmi ditanggung pemerintah.

Realisasi Cepat di Tengah Keterbatasan

Capaian ini terbilang “ajaib”. Mengapa? Karena postur APBD 2025 sebenarnya sudah diketok sebelum Rudy-Seno resmi dilantik. Namun, berkat kolaborasi gesit antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pergeseran anggaran berhasil dilakukan secara legal demi mengakomodasi program prorakyat ini.

Hingga Selasa (30/12/2025), tercatat 24.492 mahasiswa telah merasakan manfaat langsung dari program ini. Mereka tersebar di berbagai kampus, mulai dari perguruan tinggi lokal, luar daerah, hingga yang menempuh studi di luar negeri.

“Pendidikan itu fondasi. Kita ingin anak-anak Kaltim sekolah sampai jenjang tertinggi, S2 bahkan S3. Gratispol bukan sekadar bantuan, tapi investasi masa depan,” ujar Rudy Mas’ud tegas saat penyerahan simbolis di Gedung Olah Bebaya.

Breakdown Penerima Manfaat Program Gratispol 2025

Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri menyiapkan total pagu anggaran sebesar Rp204,63 miliar. Dari angka tersebut, sudah terserap sebesar Rp127,88 miliar (belum termasuk skema kerja sama).

Berikut adalah rincian persebaran penerimanya:

Kategori Program Jumlah Penerima
Gratispol Dalam Kaltim (PTN/PTS) 16.863 Orang
Gratispol Luar Kaltim 2.085 Orang
Gratispol Luar Negeri 71 Orang
Gratispol Afirmasi 562 Orang
Gratispol Khusus 140 Orang
SPTJM (PTN/PTS) 4.771 Orang
TOTAL 24.492 Orang

Transparansi Jadi Harga Mati

Meski bergerak cepat atau “gaspol”, Rudy Mas’ud mewanti-wanti agar pengelolaan dana ini tetap on the track. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang keluar adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel.

“Tidak boleh ada penyimpangan. Pengelolaannya harus tertib administrasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mahasiswa yang membutuhkan,” tambahnya.

Dengan target kuota mencapai 32.853 mahasiswa, peluang bagi mahasiswa lain untuk masuk dalam skema Gratispol Kerja Sama masih terbuka lebar. Program ini menjadi sinyal kuat bahwa di bawah kepemimpinan Rudy-Seno, akses pendidikan tinggi di Kaltim bukan lagi barang mewah, melainkan hak yang setara bagi semua. (ray)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *