Subscribe

“Gak Ada Ampun!” Gubernur Kaltim Ancam Bekukan Izin Tambang yang Nekat Hauling di Jalan Umum

2 minutes read

SAMARINDA — Buat perusahaan tambang di Kaltim yang masih hobi “nyolong-nyolong” lewat jalan umum buat angkut batu bara: Siap-siap izin usaha lo dibekukan!

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, baru aja ngasih ultimatum keras di Samarinda, Jumat (06/02/2026). Beliau negasin kalau jalan raya itu buat warga, bukan buat truk raksasa muatan batu bara.

“Perintah UU, Bukan Cuma Imbauan!”

Pak Gubernur ngingetin kalau aturan ini bukan cuma basa-basi. Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2020, setiap pemegang IUP dan IUPK wajib punya jalan khusus sendiri.

“Kita dapat perintah langsung dari undang-undang. Hauling itu wajib pakai jalan khusus, titik! Gak boleh pakai jalan umum,” tegas Rudy.

Kenapa Pemprov Kaltim sampai se-tegas ini? Ternyata ada dua alasan krusial:

  1. Nyawa Warga Nomor Satu: Truk bertonase besar di jalan umum itu bahaya banget dan sering jadi pemicu kecelakaan maut.
  2. Jalan Cepat Rusak: Infrastruktur yang dibangun pakai uang rakyat jadi gampang hancur gara-gara dilewati muatan yang overload.

Sanksi Gak Pakai “Nanti”

Pemprov Kaltim udah nyiapin skema hukuman buat yang masih ngeyel:

  • Level 1: Teguran tertulis (pelingatan awal).
  • Level 2: Operasional distop sementara.
  • Level 3: Pencabutan/Pembekuan Izin Usaha (buat yang beneran bandel).

Perang Lawan Hoaks

Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, juga ikutan angkat bicara. Beliau minta bantuan media buat meluruskan isu yang beredar. Ternyata, sempat ada kabar hoaks yang bilang kalau truk tambang boleh lewat jalan umum karena dapet “restu” Gubernur.

“Hoaks itu! Pak Gubernur justru mau tindak tegas,” intinya begitu. Pihak ESDM sekarang buka pintu lebar-lebar buat verifikasi data biar nggak ada lagi info simpang siur yang nyesatin masyarakat. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *