Subscribe

FIX! Kaltim Gak Mau Nonton, Rebut Jatah 10% Blok Migas!

2 minutes read

Samarinda (nusaetamnews.com) : Gak ada kata menyerah! Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud all-out berjuang buat naikin cuan daerah. Salah satu cara paling gaspol adalah ngeklaim Participating Interest (PI) 10 persen dari blok-blok minyak dan gas (migas) di Benua Etam!

Rudy Mas’ud negasin, Kaltim itu daerah penghasil migas terbesar di Indonesia. So, wajar banget kalau mereka minta jatah partisipasi dari perusahaan yang udah ngambil sumber daya alam di sana.

41 WK: PI 10% Wajib Deal

Gubernur ngasih update data: Kaltim punya 41 Wilayah Kerja (WK) migas, dan 28 WK di antaranya udah eksploitasi. Angka yang bikin Kaltim gak boleh cuma jadi penonton!

  • Yang Udah Dipegang BUMD: PI 10% dari WK Mahakam dan WK Sangasanga udah deal dan dikelola BUMD Kaltim. Mantap!
  • Lagi Proses: WK East Kalimantan dan Attaka.
  • Target Berikutnya (WK Baru/POD I): WK Bontang, WK Wain, WK Rapak, WK Ganal, WK Paser, dan WK South Bengara I.

Gas Raksasa Merakes Auto BUMD!

Gak cuma minyak, PI 10% dari WK East Sepinggan (Lapangan Merakes) milik PT Eni juga lagi diperjuangkan.

  • Skema: PI 10% dalam bentuk gas yang bakal dikelola BUMD.
  • Potensi: Produksi gas Merakes diperkirakan bisa mencapai 100 juta kubik kaki per hari (setara 18.000 barel minyak per hari). Gede banget!

Tujuan: BUMD Jadi Player Utama

Rudy Mas’ud clear: Tujuan dari semua effort ini adalah mengoptimalkan peran BUMD. Daerah penghasil gak boleh sekadar jadi nonton, tapi harus jadi pemain utama yang terlibat langsung.

“Kami akan terus berjuang meningkatkan penerimaan daerah. Salah satunya dari blok-blok migas yang ada di Kaltim melalui PI 10 persen… Jadi, peran BUMD bisa lebih dioptimalkan lagi,” kata Rudy.

Untuk nyuksesin semua ini, Pemprov Kaltim terus gaspol koordinasi dan konsultasi dengan Kementerian ESDM. Harapannya, manfaat sektor migas bisa lebih besar dinikmati masyarakat Kaltim, sambil tetap ngasih kontribusi ke ekonomi nasional. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *