Subscribe

Emas 3 Kg & Duit Miliaran Disita! OTT KPK di Bea Cukai Seret Pejabat yang Baru Seminggu Dilantik

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com :“Drama” OTT KPK di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akhirnya mulai terkuak detailnya. Gak main-main, tim penyidik berhasil mengamankan barang bukti yang bikin mata silau: 3 kilogram emas dan uang tunai miliaran rupiah!

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi temuan ini di Gedung Merah Putih, Rabu (4/2/2026). Barang bukti ini diamankan dari tangan mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai yang kini menjabat sebagai Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal.

Baru Dilantik, Langsung “Kena Tikung” KPK

Yang bikin publik makin kaget, Rizal ternyata baru saja menjabat di posisi barunya selama satu minggu! Dia baru dilantik oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada 28 Januari 2026 lalu. Namun, rekam jejaknya sepertinya sudah masuk radar radar KPK sejak lama.

“Untuk uang, senilai miliaran rupiah. Kemudian logam mulia itu ada mungkin sekitar tiga kilogram emas,” ujar Budi.

Kemenkeu Lagi “Kebakaran Jenggot”?

Tahun 2026 baru jalan dua bulan, tapi lingkungan Kementerian Keuangan sudah tiga kali kena “hajar” OTT KPK. Ini rangkuman singkat “panas”-nya awal tahun di Kemenkeu:

  1. Januari: OTT di KPP Madya Jakarta Utara (Kasus suap pajak, 5 orang jadi tersangka).
  2. Februari (Tadi Pagi): OTT Kepala KPP Madya Banjarmasin, Mulyono (Kasus restitusi pajak PPN sektor perkebunan).
  3. Februari (Sore Ini): OTT Rizal di lingkungan Bea Cukai (Emas 3 kg & miliaran rupiah).

Debut OTT yang “Produktif”

OTT di Bea Cukai ini adalah aksi tangkap tangan kelima KPK sepanjang tahun 2026. Sepertinya KPK lagi benar-benar gaspol menyisir sektor-sektor strategis yang rawan bocor, mulai dari pajak sampai cukai.

Kini, Rizal dan beberapa pihak terkait lainnya sedang menjalani pemeriksaan intensif. Kita tunggu saja, siapa lagi yang bakal ikut “nyebur” dalam pusaran kasus ini dalam 1×24 jam ke depan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *