Subscribe

Ekraf Kaltim Makin “Gacor”! Tembus Rp36,8 Miliar, Kuliner Masih Jadi Raja Cuan

2 minutes read

SAMARINDA, nusaetamnews.com: Kabar gembira buat para creativepreneur di Kalimantan Timur! Sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Bumi Etam lagi menunjukkan tren positif yang konsisten. Sepanjang tahun 2025, nilai perputaran uang di sektor ini melonjak jadi Rp36,84 miliar, naik sekitar Rp4,68 miliar dibanding tahun lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyebut kenaikan ini jadi bukti kalau pelaku ekraf kita makin berkembang dan makin pinter cari peluang.

Siapa Saja yang Paling Banyak Nyumbang?

Ternyata, dari 17 subsektor ekraf yang ada, Kuliner masih jadi “tulang punggung” paling kuat. Nggak heran, mengingat hobi jajan warga Kaltim yang nggak ada matinya!

Ini dia 5 besar penyumbang cuan ekraf Kaltim 2025:

  1. Kuliner: Rp26,1 miliar (Juara bertahan!)
  2. Fesyen: Rp2,8 miliar
  3. Kriya (Kerajinan Tangan): Rp2,53 miliar
  4. Penerbitan: Rp2,15 miliar
  5. Aplikasi: Rp1,6 miliar

Sisanya tersebar di subsektor lain seperti game developer, film, animasi, musik, hingga desain komunikasi visual yang mulai menunjukkan taringnya seiring berkembangnya ekosistem digital di Kaltim.

Data Bukan Sekadar Angka

Laporan kontribusi ekraf ini nggak dibuat asal-asalan, lho. Ririn bersama tim ahli dari Komite Ekraf Kaltim menyusun kajian berbasis data statistik PDRB dan klasifikasi usaha (KBLI 2020). Laporan ini pun sudah dipresentasikan langsung di depan Sekda Kaltim, Sri Wahyuni.

“Sektor ekraf Kaltim menunjukkan pertumbuhan positif dan makin terintegrasi dalam struktur ekonomi kita. Ini didukung oleh subsektor unggulan dan diperkuat oleh kreativitas berbasis pengetahuan,” jelas Ririn.

Next Step: Kolaborasi Lintas Daerah

Sekda Kaltim, Sri Wahyuni, mengapresiasi laporan yang sangat detail ini. Namun, ada satu catatan penting: Kolaborasi. Beliau ingin sinergi antara Pemprov dan Kabupaten/Kota makin kencang supaya pertumbuhan ekraf ini nggak cuma numpuk di kota besar seperti Samarinda atau Balikpapan saja, tapi merata ke seluruh pelosok Kaltim.

Dengan data ini, pemerintah punya rujukan strategis untuk bikin kebijakan yang lebih pro-anak muda dan pro-kreativitas, menjadikan ekraf sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *