Subscribe

Ekonomi Berau Tumbuh Gila-Gilaan 7,28%! Emang Cuan dari Mana Aja, Sih?

3 minutes read

BERAU TERKINI, nusaetamnews.com : Hold up, guys! Kabupaten Berau, yang selama ini hits banget sama Derawan dan wisata baharinya, ternyata punya postur ekonomi yang lagi on fire banget! Data terbaru nunjukkin kalau pertumbuhan ekonomi Berau di tahun 2024 tembus angka 7,28%, padahal tahun sebelumnya tahun 2023 pertumbuhan ekonomi berau hanya 5,44%.

Gils, ini jauh di atas rata-rata pertumbuhan Kaltim, lho!

Jadi, Berau ini gak cuma modal view pantai yang aesthetic, tapi juga mesin cuannya kenceng. Penasaran apa aja yang bikin dompet daerah ini tebel? Simak breakdown ekonomi ala milenial di bawah ini!

Sektor Tambang Masih Jadi ‘Bapak Asuh’

Jujurly, kita gak bisa deny kalau sektor Pertambangan dan Penggalian (utamanya batu bara) masih jadi penyumbang terbesar dan paling dominan di PDRB Berau. Walaupun banyak talks soal transisi ke energi hijau, sektor ini masih jadi tulang punggung yang bikin pertumbuhan Berau melesat tinggi, apalagi kalau harga komoditas lagi naik.

Heads Up!: Pemerintah Berau lagi gencar-gencarnya mau mengurangi ketergantungan pada tambang. Mereka sadar, cuan dari batu bara itu gak long-term, alias sebentar lagi habis. Makanya, dana yang masuk lagi diputer buat ngembangin sektor lain.

‘The New Rising Stars’: Perkebunan & Pariwisata

Nah, ini dia masa depan Berau yang lagi disiapin banget Perkebunan (Kelapa Sawit & Kakao): Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (terutama kelapa sawit dan komoditas kakao yang lagi digenjot) menunjukkan geliat yang signifikan. Pemkab Berau all out buat menjadikan perkebunan sebagai tumpuan ekonomi baru. Mereka lagi mendorong hilirisasi—artinya, sawit atau kakao gak cuma dijual mentah, tapi diolah jadi produk yang nilainya lebih tinggi. Ini bakal buka lapangan kerja dan bikin ekonomi lebih stabil!

Pariwisata (The Next Big Cuan)

Selain Derawan dan pulau-pulau eksotisnya, Pemkab Berau fokus banget nge-push Pariwisata (termasuk potensi situs sejarah yang keren abis!). Dengan total ratusan destinasi (alam, budaya, buatan), pariwisata ditempatkan sebagai sektor unggulan. Tujuannya? Biar wisatawan datang gak cuma buat snorkeling, tapi juga hunting kuliner, belanja UMKM, dan menikmati produk ekonomi kreatif (Ekraf) lokal. Pariwisata = Multiplier Effect buat semua!

Rapor Merah: Pengangguran dan Infrastruktur

Walaupun pertumbuhan ekonominya gila (7,28\%), Berau punya PR besar yang harus segera diselesaikan: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Angka TPT Berau masih di sekitar 5,15%. Artinya, meskipun ekonomi tumbuh kencang, lapangan kerja yang tersedia belum sepenuhnya bisa menyerap semua fresh graduate atau pencari kerja. Ini jadi challenge besar buat pemerintah.

Kesenjangan Infrastruktur: Dengan wilayah yang luas, pemerataan sarana dan prasarana publik (jalan, listrik, air bersih) masih jadi fokus utama. Vibes pembangunan lagi kenceng banget buat support konektivitas antar-wilayah. Intinya: Berau lagi dalam fase transformasi! Dari yang dulunya cuma dikenal sebagai “anak tambang”, sekarang lagi level up jadi daerah yang punya multiple streams of income dari perkebunan dan pariwisata. So, apakah Berau bisa lepas total dari bayang-bayang tambang dan jadi ‘Green Economy Hero’ di Kaltim? Menarik buat ditunggu! (NAW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *