Subscribe

Efek “Magic” Sebutir Telur: Angka Malnutrisi Anak di Kukar Anjlok Berkat Kolaborasi Bareng STP!

3 minutes read

TENGGARONG, nusaetamnews.com : Siapa sangka langkah sederhana rutin makan telur bisa berdampak besar bagi masa depan? Lewat kolaborasi antara Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dan PT Suri Tani Pemuka (STP), angka malnutrisi pada anak-anak di Kukar berhasil ditekan signifikan.

Hasilnya nggak main-main. Dari yang sebelumnya tercatat 130 anak mengalami malnutrisi, kini per Desember 2025 angkanya menyusut drastis menjadi tinggal 59 anak saja.

Konsistensi adalah Kunci

Program bertajuk Japfa for Kids ini berfokus pada distribusi protein hewani yang terjangkau tapi kaya nutrisi: telur. Sepanjang tahun 2025, program ini nggak tanggung-tanggung dalam berbagi kebaikan:

  • 50.000+ Butir Telur: Total yang disalurkan untuk 150 anak yang menjadi fokus utama.
  • 4 Kali Seminggu: Rutinitas distribusi agar asupan protein tetap terjaga.
  • 95,03% Tingkat Konsumsi: Angka ini menunjukkan anak-anak sangat disiplin dan antusias melahap bekal bergizi mereka.

“Ini mencerminkan tingginya partisipasi dan kedisiplinan peserta. Kami sangat mendukung program ini lanjut lagi tahun ini,” ujar Asisten I Setda Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, di Tenggarong, Kamis (22/1/2026).

Bukan Sekadar Kenyang, Tapi Membentuk Karakter

Program ini menyasar sekitar 1.807 siswa di delapan SD yang tersebar di Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong. Menariknya, mereka nggak cuma dikasih telur lalu selesai. Anak-anak diajak buat “level up” gaya hidup lewat 4 Pilar Gizi Seimbang:

  1. Senam Gizi Seimbang: Biar badan tetap fit dan aktif.
  2. Bekal Bergizi: Edukasi soal apa yang masuk ke perut mereka.
  3. PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat): Termasuk kebiasaan cuci tangan pakai sabun.
  4. Cek Kebersihan: Pengecekan rutin kebersihan kuku dan fisik siswa.

Menuju “Kukar Idaman Terbaik”

Program ini jadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan keluarga. Selain bikin anak-anak makin sehat, inisiatif ini sejalan dengan visi besar Pemkab Kukar dalam mewujudkan generasi unggul yang berdaya saing.

TENGGARONG, nusaetamnews.com : Siapa sangka langkah sederhana rutin makan telur bisa berdampak besar bagi masa depan? Lewat kolaborasi antara Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) dan PT Suri Tani Pemuka (STP), angka malnutrisi pada anak-anak di Kukar berhasil ditekan signifikan.

Hasilnya nggak main-main. Dari yang sebelumnya tercatat 130 anak mengalami malnutrisi, kini per Desember 2025 angkanya menyusut drastis menjadi tinggal 59 anak saja.

Konsistensi adalah Kunci

Program bertajuk Japfa for Kids ini berfokus pada distribusi protein hewani yang terjangkau tapi kaya nutrisi: telur. Sepanjang tahun 2025, program ini nggak tanggung-tanggung dalam berbagi kebaikan:

  • 50.000+ Butir Telur: Total yang disalurkan untuk 150 anak yang menjadi fokus utama.
  • 4 Kali Seminggu: Rutinitas distribusi agar asupan protein tetap terjaga.
  • 95,03% Tingkat Konsumsi: Angka ini menunjukkan anak-anak sangat disiplin dan antusias melahap bekal bergizi mereka.

“Ini mencerminkan tingginya partisipasi dan kedisiplinan peserta. Kami sangat mendukung program ini lanjut lagi tahun ini,” ujar Asisten I Setda Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, di Tenggarong, Kamis (22/1/2026).

Bukan Sekadar Kenyang, Tapi Membentuk Karakter

Program ini menyasar sekitar 1.807 siswa di delapan SD yang tersebar di Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong. Menariknya, mereka nggak cuma dikasih telur lalu selesai. Anak-anak diajak buat “level up” gaya hidup lewat 4 Pilar Gizi Seimbang:

  1. Senam Gizi Seimbang: Biar badan tetap fit dan aktif.
  2. Bekal Bergizi: Edukasi soal apa yang masuk ke perut mereka.
  3. PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat): Termasuk kebiasaan cuci tangan pakai sabun.
  4. Cek Kebersihan: Pengecekan rutin kebersihan kuku dan fisik siswa.

Menuju “Kukar Idaman Terbaik”

Program ini jadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, dan keluarga. Selain bikin anak-anak makin sehat, inisiatif ini sejalan dengan visi besar Pemkab Kukar dalam mewujudkan generasi unggul yang berdaya saing.

Akhmad Taufik juga mengapresiasi para guru dan orang tua yang sudah jadi garda terdepan dalam menyukseskan program ini. Karena pada akhirnya, investasi terbaik untuk bangsa adalah kesehatan anak-anaknya sejak dini. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *