Subscribe

Disporapar Paser Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Ekowisata, Targetkan SDM Pariwisata Berstandar BNSP

2 minutes read

TANA PASER  (nusaetamnews.com) Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser secara resmi memulai rangkaian kegiatan Pelatihan Kompetensi dan Sertifikasi Kompetensi Pemandu Ekowisata. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanan pemandu wisata di Paser, khususnya dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi kreatif nusantara.

Pelatihan yang berlangsung selama enam hari, mulai Selasa, 18 November hingga Minggu, 23 November 2025, ini melibatkan para pemandu, pengelola desa wisata, dan stakeholder pariwisata lainnya di Kabupaten Paser.

Fokus pada Konservasi dan Pelayanan Prima

Kepala Disporapar Paser, Kurniawan, S.Sos., melalui surat resminya, menekankan pentingnya pelatihan ini untuk memberikan wawasan tentang pelestarian lingkungan, menikmati alam dan budaya setempat, serta meningkatkan kesadaran wisatawan terhadap konservasi.

“Peningkatan kapasitas ini penting untuk memastikan kualitas pelayanan pemandu wisata dan keramahtamahan dalam memberikan informasi yang menarik, seperti cara mengenalkan destinasi wisata alam dan buatan, flora dan fauna endemik, hingga interpretasi lingkungan,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dan asesor dari lembaga berkompeten yang sudah terakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), menunjukkan komitmen Disporapar untuk mencapai standar kualitas pelayanan internasional.

Rangkaian Kegiatan Hibrida dan Uji Kompetensi

Pelaksanaan pelatihan dilakukan secara hibrida, menggabungkan sesi daring dan tatap muka.

  1. Sesi Daring (18-19 November): Peserta menerima materi secara virtual melalui Zoom Meeting dari rumah masing-masing, berfokus pada kebijakan kompetensi, pengenalan unit kompetensi, dan pembuatan interpretasi pemanduan ekowisata.
  2. Tugas Mandiri (19-20 November): Peserta melakukan inventarisasi produk wisata, flora, fauna, dan budaya lokal, dilanjutkan dengan pembuatan video interpretasi.
  3. Sesi Tatap Muka (21 November): Materi pelatihan lanjutan, review materi, dan simulasi (roleplay) pemanduan ekowisata serta penerapan Prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan di Hotel Sadurengas, Tanah Grogot.
  4. Praktik Lapangan (22 November): Seluruh peserta menjalani praktik lapangan pemanduan ekowisata di lokasi unggulan, yaitu Desa Wisata Klempang Sari.
  5. Uji Kompetensi (23 November): Rangkaian kegiatan ditutup dengan Uji Kompetensi Pemandu Ekowisata di Desa Wisata Klempang Sari, di mana peserta akan diuji oleh para asesor bersertifikat BNSP.

Diharapkan, lulusan dari pelatihan dan sertifikasi ini dapat memperkuat citra daerah dan mendukung upaya keberlanjutan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Paser. (danes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *