Subscribe

Disnakertrans Kaltim Kawal “Bonus Lebaran” buat Ojol: Nominalnya Bisa Tembus Rp500 Ribu!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Menjelang Lebaran 2026, kabar segar datang buat para pejuang aspal di Kalimantan Timur. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim tengah pasang badan untuk memastikan perusahaan aplikator transportasi online tetap taat membayarkan bonus hari raya bagi para mitra pengemudinya (ojol).

Meski statusnya kemitraan, pemerintah daerah terus mendorong agar kesejahteraan para driver tidak terabaikan di momen hari raya.

Tunggu Instruksi Pusat, Pantau Kepatuhan Daerah

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kaltim, Arismunandar, menyebutkan bahwa pihaknya saat ini sedang dalam posisi siaga sambil menunggu arahan resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kami terus memantau kepatuhan aplikator di daerah. Belajar dari tahun lalu, perusahaan besar seperti Grab dan Gojek sudah menjalankan kewajiban moral ini, meskipun distribusinya memang belum merata ke semua driver,” ujar Arismunandar di Samarinda, Rabu.

Berapa Sih Besaran Bonusnya?

Karena statusnya adalah insentif keagamaan untuk mitra, nominalnya memang tidak dipatok kaku seperti THR karyawan tetap. Semua tergantung pada “performa” di aspal:

  • Indikator: Rata-rata jumlah orderan dan tingkat keaktifan selama setahun.
  • Range Nominal: Berdasarkan pantauan lapangan, para driver biasanya menerima bonus mulai dari Rp50.000 hingga Rp500.000 per orang.

Posko THR Siap “Gercep” Layani Aduan

Bukan cuma urusan ojol, Disnakertrans Kaltim juga sudah menyiapkan Posko Satgas Ketenagakerjaan di seluruh wilayah kabupaten/kota se-Kaltim. Posko ini bakal jadi tempat curhat sekaligus pengaduan buat karyawan swasta yang punya masalah soal THR.

Ingat ya, aturannya tegas: THR wajib cair paling lambat H-7 sebelum Lebaran! Kalau ada perusahaan yang membandel, tim Satgas siap melakukan langkah penegakan hukum sesuai undang-undang.

Lebih dari Sekadar Bonus

Selain fokus ke cuan hari raya, Pemprov Kaltim juga sedang gencar mendorong perlindungan jaminan sosial dasar bagi para pekerja sektor kemitraan. Tujuannya jelas, biar para pengemudi ojek online punya safety net yang lebih kuat dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *