Subscribe

Cuan Nggak Main-Main! IKN Dibangun Pakai 3 Skema Dana, Totalnya Ratusan Triliun!

2 minutes read

Penajam Paser Utara, nusaetamnews.com : nusaetamnews.com : Proyek ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur ternyata punya backup dana yang super kuat, lho! Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur IKN disokong oleh tiga skema pembiayaan utama.

“Ada tiga sumber pendanaan pembangunan infrastruktur IKN,” kata Basuki Hadimuljono di Sepaku, Penajam Paser Utara, Sabtu (waktu setempat).

Cekidot rincian ‘amunisi’ dana IKN per Oktober 2025:

Sumber Pendanaan Estimasi Nilai Periode/Keterangan
APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) {Rp 48,8 triliun 2025-2028
KPBU (Kerja Sama Pemerintah & Badan Usaha) Rp158,72 triliun Estimasi per Oktober $2025$
Investasi Swasta Murni Rp66,3 triliun Estimasi per Oktober 2025

Totalnya ratusan triliun, guys! Ini menunjukkan IKN bukan cuma andelin dana pemerintah aja, tapi juga kolaborasi gede-gedean dengan swasta.

IKN Tahap 2 Gaspol: Kantor Legislatif & Yudikatif Dibangun!

Setelah ngebut di Kawasan Eksekutif (Tahap 1), Otorita IKN kini fokus pada Tahap 2: pembangunan ekosistem kawasan Legislatif dan Yudikatif sebagai wujud konsep Trias Politica (Eksekutif, Legislatif, Yudikatif).

Proses pembangunannya mencakup fisik, regulasi, sampai upgrade SDM. Ini dia breakdown-nya:

  • Kompleks Legislatif: Dibangun di lahan 42 hektare dengan anggaran Rp8,5  2025-2027. Isinya: Gedung Sidang Paripurna, Plaza Demokrasi, Serambi Musyawarah, Museum, dan gedung kerja lainnya.
  • Kompleks Yudikatif: Berdiri di lahan 15 hektare dengan anggaran Rp 3,1 triliun. Mencakup Gedung Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial, dan Mahkamah Agung.

Pembangunan fisik Tahap 2 ini diperkirakan memakan waktu 25 bulan, dimulai sejak November 2025.

Regulasi Baru Bikin Auto Cepat

Akselerasi pembangunan IKN Tahap 2 makin cepat setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 yang secara resmi menetapkan IKN sebagai pusat pemerintahan Indonesia.

Basuki Hadimuljono menekankan bahwa pembangunan IKN bukan cuma soal bikin gedung yang bagus, tapi juga menciptakan ekosistem pemerintahan, sosial, dan ekonomi yang terintegrasi.

“IKN semakin memperkuat fondasi sebagai pusat pemerintahan modern, inklusif, dan berkelanjutan… memberikan manfaat bagi aparatur pemerintahan, pekerja konstruksi, dan masyarakat sekitar,” tutupnya. Ant/one

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *