Bye-Bye Penyakit Menahun! 220 Ribu Warga Kaltim Sudah “Check-Up” Gratis Sepanjang 2025
SAMARINDA ,nusaetamnews.com : Tren hidup sehat atau wellness makin naik daun di Kalimantan Timur. Bukan cuma soal olahraga, tapi juga kesadaran buat deteksi dini. Buktinya, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diinisiasi Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim sukses menjangkau 220 ribu warga hingga penghujung tahun 2025.
Program ini bukan sekadar bagi-bagi layanan gratis, tapi merupakan langkah konkret sinkronisasi kebijakan nasional dengan visi Gubernur Kaltim dalam membangun SDM yang tangguh.
Dari Gen Z hingga Bumil, Semua Kebagian!
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menyebut kalau program CKG ini didesain sangat inklusif alias nggak pilih-pilih. Semua kalangan usia disikat habis untuk memastikan warga Bumi Etam dalam kondisi prima.
- Sektor Pendidikan: Siswa SD, SMP, sampai SMA jadi target utama. Tujuannya jelas: biar generasi muda kita nggak cuma pinter, tapi juga sehat secara fisik.
- Kelompok Rentan: Ibu hamil dan bayi baru lahir dapat perhatian ekstra. Fokusnya adalah skrining kelainan bawaan dan gangguan tumbuh kembang sejak dini.
“Capaian 220 ribu warga ini menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat. Kami pastikan layanan di kota maupun wilayah penyangga berjalan sesuai standar operasional yang ketat,” ujar Jaya Mualimin di Samarinda, Senin (29/12).
Mindset Shift: Mencegah Lebih Keren daripada Mengobati
Lewat CKG, Pemprov Kaltim ingin melakukan “revolusi” cara berpikir masyarakat. Kalau dulu orang baru ke dokter pas sudah ambruk, sekarang paradigmanya diubah: Cek dulu sebelum sakit.
Jaya menekankan pentingnya membangun budaya deteksi dini untuk penyakit silent killer seperti:
- Hipertensi
- Diabetes
- Penyakit Kronis Lainnya
“Jika risiko terdeteksi lebih awal, penanganan akan jauh lebih efektif dan kita bisa mencegah komplikasi serius di masa depan,” tambahnya.
Mengapa Program Ini “Viral” di Masyarakat?
- Akses Mudah: Tersedia hingga wilayah penyangga, bukan cuma di pusat kota.
- Standar Prosedur Ketat: Meski gratis, kualitas pelayanan tetap jadi prioritas utama.
- Inklusif: Menyentuh fase hidup manusia, mulai dari janin hingga usia sekolah.
Dengan capaian ini, Kaltim selangkah lebih maju dalam menciptakan ekosistem masyarakat yang sadar kesehatan. Karena jujur saja, punya body goals itu bagus, tapi punya tubuh yang sehat luar-dalam itu jauh lebih penting! (ant)