BUMILIK! KUKAR LIBATKAN ‘MAMA-MAMA TANI’ (KWT) BUAT PERKUAT DIVERSIFIKASI PANGAN
Tenggarong, nusaetamnews.com : Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kutai Kartanegara (Kukar) naik kelas! Pemerintah Kabupaten Kukar serius menggandeng KWT untuk membudayakan diversifikasi pangan alias bikin aneka olahan makanan.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menegaskan bahwa perempuan itu bukan cuma jago tanam, tapi juga piawai mengolah produk pertanian.
“KWT Kabupaten Kukar punya kedudukan penting dan strategis dalam mendorong swasembada dan ketahanan pangan di daerah, terutama dari tingkat keluarga,” kata Bupati Aulia di Tenggarong, Selasa.
KWT = SUPERHERO KETAHANAN PANGAN
KWT enggak cuma soal nanam di kebun. Peran mereka diyakini sangat luas, termasuk:
- Mewujudkan ketahanan pangan keluarga.
- Diversifikasi produk pertanian (biar enggak melulu beras!).
- Pusat pemberdayaan perempuan di sektor pertanian.
- Wadah buat upgrade skill, komunikasi, dan pengembangan usaha.
PRODUKSI PADI KUKAR TERUS ‘GASPOL’
Meskipun KWT didorong buat diversifikasi, produksi padi Kukar sendiri masih jadi juara di Kaltim dan terus meningkat:
| Tahun | Produksi Padi (GKG) | Kenaikan (y-o-y) |
| 2023 | 115,10 ribu ton | – |
| 2024 | 122,94 ribu ton | Naik 6,8% |
| 2025 | 127,89 ribu ton (Proyeksi) | Naik 4,02% |
Produksi yang terus naik ini butuh dukungan agar bisa memenuhi permintaan pasar, bahkan dari luar daerah.
BANTUAN SIAP CAIR, TAPI WAJIB IKUT TRAINING
Setelah melantik pengurus baru KWT Kukar periode 2025–2030, Bupati Aulia janji bakal kasih bantuan stimulan di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Tapi ada syaratnya:
“Sebelum bantuan diberikan, anggota KWT harus lebih dulu mendapat pelatihan tentang pengelolaan bantuan sarana maupun prasarana,” jelasnya.
Pemkab Kukar juga akan mengevaluasi bantuan yang sudah diberikan sebelumnya. Intinya: Bantuan harus tepat guna dan KWT-nya melek pengelolaan!
TIRU KUKAR IDAMAN TERBAIK
Bupati Aulia juga menyinggung program Kukar Idaman Terbaik yang merupakan legacy dari mantan Bupati Edi Damansyah. Ia berharap Perangkat Daerah terkait bisa memberikan pembinaan dan pendampingan intensif buat KWT, supaya peran mereka dalam pembangunan pertanian makin mantap ke depannya. (ant/one)