Subscribe

Bukan Sekadar Pelatihan Biasa, Kaltim Kini Punya “Corporate University” Biar ASN Makin Jagoan!

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com : Pernah dengar istilah Corporate University alias CorpU? Biasanya istilah ini beken di perusahaan tech-giant atau startup keren. Tapi jangan salah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) baru saja tancap gas menerapkan konsep ini buat para Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya.

Langkah ini bukan cuma buat gaya-gayaan, tapi sebagai strategi serius biar setiap sesi pelatihan ASN nggak cuma sekadar “gugur kewajiban”, melainkan punya dampak nyata ke pelayanan publik dan target pembangunan daerah.

“ASN sekarang dituntut adaptif sama perubahan, mulai dari tata kelola pemerintahan sampai teknologi yang makin ngegas. Peningkatan kapasitas itu harus berkelanjutan,” tegas Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, saat membuka Rakertek BPSDM Kaltim 2026, Selasa (10/2).

Move On dari Cara Lama

Lewat tema “Akselerasi Kinerja Organisasi melalui Transformasi Pembelajaran ASN Corporate University”, Pemprov Kaltim resmi melakukan pergeseran paradigma.

Dulu, mungkin pelatihan dianggap sebagai waktu luang dari rutinitas kantor. Sekarang? Belajar adalah investasi strategis. Kurikulumnya pun nggak asal buat, tapi didesain sesuai kebutuhan organisasi demi mencetak ASN yang profesional, punya integritas tinggi, dan—yang paling penting—berorientasi pada kinerja.

BPSDM Kaltim juga didorong jadi center of excellence. Artinya, mereka bakal jadi pusat keunggulan yang:

  • Merancang kurikulum berbasis kebutuhan nyata.
  • Pemanfaatan teknologi digital (belajar bisa di mana saja!).
  • Kolaborasi bareng kampus top dan praktisi profesional.

Data Nggak Bohong: Puluhan Ribu Rencana Pengembangan

Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, mengungkap data yang cukup bikin melongo. Berdasarkan Analisis Kebutuhan Pengembangan Kompetensi (AKPK), minat ASN buat belajar ternyata tinggi banget!

Untuk tahun 2026 saja, tercatat ada:

  • 35.469 rencana pengembangan kompetensi.
  • 2.459 fokus pengembangan yang melibatkan 47 perangkat daerah.

Nggak cuma di level provinsi, virus “semangat belajar” ini juga menular ke kabupaten/kota. Terbukti ada lebih dari 6.600 usulan fasilitasi dan ratusan kerja sama dari berbagai daerah di Kaltim.

Kenapa Ini Penting Buat Kamu?

Sebagai warga “Benua Etam”, ASN yang makin pintar dan kompeten artinya urusan birokrasi makin sat-set, inovasi daerah makin kencang, dan pelayanan publik makin ramah teknologi. Intinya, Kaltim siap bersaing di level nasional maupun global dengan SDM yang sudah ter-upgrade. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *