Bukan Sekadar Kota Beton, IKN Bakal Jadi ‘Surga’ Baru Satwa Endemik Kalimantan!
Penajam, nusaetamnews.com : Banyak yang penasaran, gimana nasib satwa liar saat hutan berubah jadi ibu kota? Ternyata, Ibu Kota Nusantara (IKN) punya cara keren buat tetap jadi tetangga yang baik bagi penghuni asli hutan Kalimantan. Gak cuma bangun gedung pemerintahan, IKN juga lagi sibuk “membangun kembali” rumah buat para satwa.
“IKN tetap memberikan ruang luas bagi perlindungan satwa liar,” tegas Staf Khusus Kepala Otorita IKN, Edgar Diponegoro, di Sepaku, Jumat (20/2/2026).
Jalan Tol Punya ‘Jembatan Penyeberangan’ Khusus Satwa
Salah satu bukti kalau pembangunan ini nggak main hakim sendiri terhadap lingkungan adalah adanya koridor satwa. Jadi, di atas jalan tol IKN yang megah itu, dibangun jembatan hijau khusus supaya satwa tetap bisa mondar-mandir tanpa takut tertabrak kendaraan.
- Safety First: Koridor ini menjamin keselamatan satwa yang habitatnya terbelah jalan tol.
- Vibe Hutan Tropis: IKN berkomitmen menjaga proporsi lahan: maksimal cuma 25% buat bangunan, sementara 65% wajib tetap jadi hutan.
Misi “Healing” Hutan Tropis yang Hilang
Mengembalikan hutan Kalimantan ke kondisi aslinya itu tantangan besar. Banyak plasma nutfah (genetik tumbuhan/hewan) yang sudah hilang karena penebangan dan kebakaran di masa lalu. Tapi, Otorita IKN nggak menyerah!
Direktur Pengembangan Kehutanan, Onesimus Patiung, nge-spill rencana besarnya:
- Reboisasi Endemik: Menanam kembali jenis tumbuhan lokal biar terbentuk iklim mikro yang sejuk.
- Pusat Plasma Nutfah: Lagi dibangun di Persemaian Mentawir, Sepaku. Tempat ini bakal jadi “bank genetik” sekaligus museum buat dokumentasi kekayaan hayati Kalimantan yang tersisa.
- Hutan Kerangas: Proteksi khusus buat ekosistem pesisir yang unik dan nggak ditemuin di tempat lain.
“Kita ingin mengembalikan hutan tropis asli Kalimantan. Meski sulit karena banyak yang sudah hilang, pembangunan pusat plasma nutfah jadi langkah nyata kita,” ujar Onesimus.
IKN bukan cuma mau jadi pusat administrasi, tapi juga jadi benchmark kota modern dunia yang bisa hidup berdampingan dengan alam. Jadi, jangan kaget kalau nanti lagi jalan-jalan di IKN, kamu bakal sering lihat “warga lokal” berbulu atau bersayap lewat dengan santai! (ant/one)