Bukan Cuma “Pemanis”, UMKM Bakal Jadi Tulang Punggung Ekonomi di IKN!
Penajam Paser Utara, nusaetamnews.com : Ibu Kota Nusantara (IKN) nggak cuma dibangun buat gedung-gedung pemerintahan yang megah, tapi juga buat “panggung” besar bagi para pelaku UMKM. Otorita IKN (OIKN) baru saja menegaskan komitmennya untuk menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Timur.
Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita IKN, Ferdinand Kana Lo, menyebutkan bahwa UMKM bukan sekadar pelengkap, melainkan tulang punggung ekosistem investasi di Nusantara.
Bangun “SITNa” dan Ekosistem Smart UMKM
Biar para pelaku usaha makin naik kelas, OIKN sudah menyiapkan serangkaian strategi “gas pol”, di antaranya:
- Sentra Industri Terpadu Nusantara (SITNa): Pusat pengembangan industri lokal yang terintegrasi.
- Galeri & Coaching Clinic: Ruang pameran sekaligus tempat konsultasi dan pendampingan intensif bagi pelaku usaha.
- Smart UMKM: Pembangunan basis data terintegrasi agar UMKM di IKN melek digital dan lebih efisien.
- Akses Pembiayaan & Kurasi: Bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memudahkan modal dan mengkurasi produk lokal agar siap dilirik investor.
“Kami ingin UMKM di kawasan IKN terus bertransformasi. Dari usaha kecil, kita dorong supaya bisa scale up menjadi skala yang lebih besar,” ujar Ferdinand di Sepaku, Sabtu (20/12).
888 UMKM Sudah “In” dalam Radar IKN
Saat ini, sudah ada 888 UMKM binaan OIKN yang tersebar di tujuh kecamatan wilayah delineasi IKN. Hebatnya lagi, pengembangan UMKM ini nggak berdiri sendiri, tapi masuk dalam rencana besar infrastruktur IKN.
Artinya, setiap sudut pembangunan jalan atau fasilitas publik di IKN bakal tetap memperhitungkan ruang bagi pertumbuhan ekonomi warga lokal.
Tri-City Economy: Kolaborasi Tiga Kota
IKN juga didesain dalam kerangka Tri-City Economy yang saling melengkapi:
- IKN: Pusat pemerintahan dan pusat investasi hijau.
- Samarinda: Pusat sejarah dengan sektor energi yang lebih modern.
- Balikpapan: Hub industri hilir migas dan logistik utama di Kalimantan.
Komitmen Adalah Kunci
Ferdinand juga berpesan kepada para pelaku UMKM untuk menjaga kualitas dan integritas. Menurutnya, kepercayaan pelanggan adalah aset terpenting.
“Pelaku UMKM yang sukses adalah mereka yang punya tanggung jawab penuh terhadap setiap kepercayaan yang diberikan pelanggan,” tutupnya. (ant/one)