Subscribe

Bos Plaza Indonesia ‘Spill’ Rencana Besar di Kaltim: Siapkan Proyek Komersial di Jantung Balikpapan

2 minutes read

Samarinda, nusaetamnews.com :  Kalimantan Timur bukan lagi sekadar wilayah kaya sumber daya alam, tapi sudah bertransformasi menjadi magnet investasi properti kelas kakap. CEO PT Indonesian Paradise Property Tbk, Anthony Prabowo Susilo, menegaskan komitmennya untuk ikut membangun kota dan masyarakat Kaltim lewat proyek-proyek prestisius.

Hal ini disampaikan Anthony saat menyambangi Kantor LKBN ANTARA Biro Kaltim di Samarinda, Rabu (25/02/2026).

Amankan Lahan di Seberang Dome Balikpapan

Setelah sempat memantau potensi Kaltim sejak 11 tahun lalu, Indonesia Paradise akhirnya siap melakukan eksekusi. Perusahaan ini telah mengakuisisi lokasi super strategis yang berada persis di seberang Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.

“Kami menilai sudah saatnya kami masuk selepas penyerapan pasar ritel oleh pemain lain,” ujar Anthony. Sasarannya pun jelas: Segmen menengah-atas yang mendambakan gaya hidup modern dan eksklusif.

Konsep Proyek: Ritel Rendah Densitas

Berbeda dengan kemegahan Plaza Indonesia yang menjulang tinggi, proyek di Balikpapan akan mengusung konsep yang lebih adaptif pascapandemi:

  • Luas Lahan: Fase pertama mencakup 3 hektare.
  • Tahapan: Akan ada 3 tahap pengembangan.
  • Fokus Awal: Pembangunan 80 unit rumah-toko (ruko) dan satu hotel modern.
  • Vibe: Hunian dan area komersial dengan densitas rendah yang lebih nyaman untuk interaksi sosial.

Bukan Cuma Balikpapan & IKN

Strategi Indonesia Paradise ternyata lebih luas. Mereka melihat investor properti di Kaltim juga datang dari kota-kota sekitar seperti Samarinda, bahkan hingga Banjarmasin dan Sulawesi Selatan.

Anthony juga memberikan “bocoran” bahwa konsep Transit-Oriented Development (TOD) atau hunian terintegrasi transportasi massal yang hits di Jakarta, sangat berpotensi dibawa ke Kaltim seiring pembangunan infrastruktur pendukung IKN.

Fokus pada SDM, Bukan Cuma Alam

Kepala Biro ANTARA Kaltim, Imam Santoso, menyambut hangat kehadiran portofolio Indonesia Paradise. Sinergi ini diharapkan mampu menggeser ketergantungan ekonomi Kaltim dari sumber daya alam ke pembangunan berbasis sumber daya manusia (SDM) dan industri kreatif.

“Pembangunan sejati bertumpu pada SDM, bukan sekadar kekayaan alam,” tutup Anthony, menekankan pentingnya edukasi publik mengenai arah pengembangan kota yang cerdas. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *