Subscribe

Best Practice Kideco: Jurus Bikin Paser Mandiri & Cuan!

4 minutes read

Paser, nusaetamnews.com : Program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) Kideco, termasuk di dalamnya CSR bidang ekonomi, ternyata nggak cuma bagi-bagi cuan instan. Strategi mereka fokus pada kemandirian dan rantai pasok lokal.

Berikut beberapa highlight program ekonomi yang sukses bikin desa-desa di Paser level up:

1. Forum UMKM Mitra Binaan Kideco: Go Local, Go Supply

Kideco membangun Forum UMKM Mitra Binaan di Kabupaten Paser. Tujuannya adalah memberdayakan pelaku UMKM lokal hingga mereka siap jadi bagian dari rantai pasok perusahaan.

  • Tujuan: UMKM lokal bisa memasok kebutuhan (barang/jasa) operasional tambang.
  • Implementasi: Ada pendampingan intensif bagi 25 UMKM yang tersebar di 7 Kecamatan Paser (data 2023).
  • Dampak: UMKM nggak lagi cuma jualan ke masyarakat, tapi punya pasar B2B (Business-to-Business) yang stabil dan terjamin, menciptakan kemandirian ekonomi.

2. Ciptakan Desa Mandiri & Breakthrough Kemiskinan

Kehadiran Kideco ternyata terbukti sukses mengubah status beberapa desa di Paser dari ‘Tertinggal’ menjadi ‘Maju’ bahkan ‘Mandiri’.

  • Contoh Nyata:
    • Kecamatan Batu Sopang, Muara Samu, dan Muara Komam yang sebelumnya berstatus Tertinggal, kini sudah menjadi Maju.
    • Kecamatan Kuaro berhasil naik status dari Berkembang menjadi Mandiri (data 2023).
  • Strategi: Program PPM Kideco menjangkau 71 titik lokasi (desa/kelurahan) di 10 kecamatan Kabupaten Paser (Ring 1 hingga Ring 5), mencakup sekitar 41% dari total penduduk Paser.

3. Post-Mining & Ekonomi Kreatif: Jaminan Hidup Setelah Tambang

Kideco punya program yang fokus ke keberlanjutan ekonomi pasca tambang. Mereka sadar bahwa tambang pasti berakhir, jadi masyarakat harus punya alternatif ekonomi yang kuat.

  • Dukungan Produk Unggulan: Membantu pemasaran produk unggulan warga binaan, seperti roti dan amplang, hingga mendapat izin BPOM dan dipasarkan secara luas. Ini membuka peluang usaha baru yang prospektif.
  • Pengembangan Sektor Lain: Termasuk program pemberdayaan petani kelapa sawit dan pengembangan sektor non-tambang lainnya.

4. Samurangau Eco Park: Wisata Edukatif & Ekonomi Lokal

Kideco juga berinovasi dengan mengembangkan lahan bekas tambang menjadi kawasan wisata edukatif yang disebut Samurangau Eco Park.

  • Konsep: Samurangau Eco Park terbagi menjadi tiga zona (Alam, Budaya, dan Edukasi).
  • Manfaat Ekonomi: Zona Budaya menyediakan fasilitas UMKM untuk menampilkan dan menjual produk khas daerah, secara langsung memberdayakan masyarakat di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Buen Were: Dari Lokal Paser, Sampai Pameran Nasional

Salah satu contoh sukses UMKM binaan Kideco yang konsisten dibina dan di-support untuk terintegrasi dalam rantai pasok adalah UMKM Buen Were.

UMKM Buen Were nggak cuma jago di satu lini produk, tapi punya beberapa produk unggulan yang inovatif:

1. Briket Batok Kelapa (Sustainable Energy)

Ini adalah produk yang menunjukkan konsep sustainability (keberlanjutan) yang keren.

  • Fokus Produk: Memproduksi briket yang dijadikan bahan bakar rumah tangga (pengganti arang/minyak) untuk memasak.
  • Keunggulan Go Green: Briket ini memanfaatkan limbah batok kelapa yang melimpah di Paser. Artinya, mereka mengubah sampah menjadi energi bernilai jual tinggi.
  • Potensi Supplier: Briket ini berpotensi besar untuk menjadi supplier energi alternatif yang lebih bersih.

2. Teh Gula Aren Paser (Health & Local F&B)

Selain energi, Buen Were juga kuat di sektor makanan dan minuman (F&B) dengan twist kesehatan:

  • Fokus Produk: Teh Gula Aren Paser, minuman yang menggunakan pemanis alami dari gula aren.
  • Nilai Jual: Produk ini diklaim punya manfaat kesehatan, seperti menjaga kadar kolesterol dan membantu membersihkan ginjal.
  • Strategi Market: Produk lokal ini memperkuat citra Paser dan Kaltim di mata nasional.

Bukti Nyata: Tampil di IQE 2023!

UMKM Buen Were bukan cuma beredar di Paser. Mereka berhasil mewakili Paser dan Kideco untuk tampil di ajang bergengsi Indonesia Quality Expo (IQE) 2023 di Balikpapan.

  • Penyelenggara: Badan Standarisasi Nasional (BSN), dalam rangka Bulan Mutu Nasional.
  • Tujuannya: Memamerkan produk UMKM yang berdaya saing dan sudah berstandar SNI (Standar Nasional Indonesia).
  • Respons: Produk briket dan teh gula aren Buen Were disebut-sebut jadi favorit dan diminta untuk meningkatkan produksi serta kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Intinya: Pendampingan Kideco membantu UMKM Buen Were naik kelas dari produsen skala kecil menjadi pelaku usaha yang sadar kualitas, sustainability, dan siap bersaing di pasar nasional, yang merupakan langkah awal untuk terintegrasi dalam rantai pasok perusahaan besar! (one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *