Subscribe

Berkah Lebaran di IKN: Omzet UMKM Tembus Puluhan Juta, Bakwan Malang Hingga Mochi Jadi Primadona

2 minutes read

Nusantara. nusaetamnews.com :  Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya menjadi magnet visual bagi wisatawan, tetapi juga inkubator ekonomi yang menjanjikan. Selama libur Idul Fitri 2026, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan inti ibu kota baru ini meraup untung besar dengan omzet mencapai puluhan juta rupiah per hari.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengonfirmasi bahwa tingginya animo masyarakat untuk melihat langsung hasil pembangunan KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) berdampak instan pada penguatan ekonomi lokal.

Lonjakan Omzet Hingga 10 Kali Lipat

Beberapa pemilik gerai di sekitar IKN melaporkan kenaikan pendapatan yang fantastis dibandingkan hari biasa. Berikut adalah potret “panen raya” para pelaku UMKM di Nusantara:

  • D’sweet Nusantara (Bakwan Malang): Menjadi top performer dengan omzet menembus Rp10 juta hingga Rp20 juta per hari. Menu Bakwan Malang menjadi signature dish yang paling diburu pengunjung.
  • Café Sepaku Empat (Mochi): Mengalami kenaikan drastis dari rata-rata Rp1,8 juta menjadi Rp15 juta per hari. Camilan mochi Jepang menjadi favorit kelompok anak muda dan remaja.
  • Dawet Ayu “Bang Brewok”: Di area Plaza Seremoni, minuman tradisional ini sukses mencatatkan omzet Rp10 juta hingga Rp12 juta per hari.
  • Souvenir Nusantara: Penjualan baju khas Nusantara dilaporkan melonjak dua kali lipat dari hari biasanya.

Akses Jalan Jadi “Game Changer”

Faktor utama di balik membeludaknya pengunjung adalah kebijakan pembukaan akses jalan menuju kawasan IKN selama periode libur lebaran. Kemudahan mobilitas ini memicu arus wisatawan dari berbagai daerah untuk berwisata kuliner sekaligus berswafoto di ikon-ikon baru Indonesia.

“Akses jalan yang dibuka selama libur menjadi pengaruh besar. Banyak pengunjung yang datang lagi karena kangen dengan rasa kuliner khas di sini,” ujar Sri Mus Mulyawati, pemilik D’sweet Nusantara, Sabtu (28/3).

Tantangan di Luar Musim Libur

Meski mencatatkan angka impresif, fluktuasi pendapatan masih menjadi catatan. Ichi dari Goffee Latte menyebutkan bahwa di hari biasa tanpa event atau libur panjang, omzet rata-rata berada di angka Rp2 juta hingga Rp3 juta. Hal ini menunjukkan bahwa keberlanjutan ekonomi di IKN masih sangat bergantung pada intensitas kegiatan nasional dan arus kunjungan wisata. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *