Bahaya “Gas Tertawa” yang Lagi Viral: BNN Peringatkan Risiko Kematian di Balik Efek Euphoria
MEDIA sosial belakangan ini lagi ramai membahas Whip Pink alias “gas tertawa” setelah diduga menjadi penyebab wafatnya seorang selebgram. Tren yang terlihat sepele dan sering dianggap sebagai ajang seru-seruan ini ternyata menyimpan risiko yang jauh dari kata lucu.
Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, langsung turun tangan memberikan warning keras: Jangan pernah coba-coba!
Apa Itu Gas Tertawa (N2O)?
Secara teknis, zat ini bernama Dinitrogen Oksida ($N_2O$). Di dunia medis, ini adalah gas anestesi. Namun, di tangan yang salah, gas tak berwarna ini disalahgunakan sebagai inhalan untuk mendapatkan efek:
- Euphoria singkat (rasa senang berlebih).
- Relaksasi instan.
- Halusinasi ringan.
Kenapa disebut gas tertawa? Karena orang yang menghirupnya cenderung berperilaku konyol dan tertawa tanpa henti. Tapi, di balik tawa itu, tubuh sebenarnya sedang dalam bahaya besar.
Efeknya “Main-Main”, Risikonya Fatal
Komjen Pol Suyudi menegaskan bahwa $N_2O$ sama sekali bukan untuk konsumsi rekreasi. Efek “melayang” yang dirasakan hanya berlangsung sebentar, tapi dampaknya bisa permanen.
“Penyalahgunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan saraf permanen, kekurangan vitamin B12 yang parah, hingga risiko kematian akibat kekurangan oksigen atau hipoksia,” ungkap Suyudi di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Bayangkan saja, saat seseorang asyik menghirup gas ini dari balon atau cartridge (tabung kecil), otak mereka sebenarnya sedang kekurangan pasokan oksigen yang bisa berujung pada gagal napas hingga henti jantung.
Red Flags yang Harus Diwaspadai
BNN meminta para orang tua dan anak muda untuk lebih peka terhadap lingkungan pergaulan. Kenali bentuk-bentuk penyalahgunaannya yang sering muncul dalam rupa:
- Tabung kecil/Cartridge (mirip tabung soda atau whipped cream).
- Balon yang digunakan untuk menghirup gas tersebut.
Butuh Bantuan? Gratis dan Rahasia!
BNN berkomitmen penuh melindungi masyarakat dari ancaman zat berbahaya, termasuk New Psychoactive Substances (NPS). Jika kalian menemukan praktik penjualan ilegal atau melihat teman/keluarga yang mulai “terjerumus”, jangan ragu untuk bertindak:
- Lapor: Hubungi layanan telepon BNN di 184 atau polisi terdekat.
- Rehabilitasi: BNN menyediakan layanan konseling dan rehabilitasi yang gratis dan rahasia.
“Jangan sampai rasa penasaran menghancurkan masa depan. Stay cool, stay clean, and stay away from drugs!” tutup pesan dari BNN. (ant/one)