Anti-Ribet! Pemkab PPU Guyur Dana Rp3,8 Miliar untuk Pelajar Baru lewat Kartu Penajam Cerdas
PENAJAM, nusaetamnews.com : Memasuki tahun ajaran 2025/2026, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) nggak mau setengah-setengah soal urusan pendidikan. Lewat program Kartu Penajam Cerdas (KPC), total dana sebesar Rp3,8 miliar mulai disalurkan langsung ke kantong para pelajar baru.
Langkah ini jadi bukti kalau urusan sekolah anak-anak di PPU nggak boleh terhambat gara-gara masalah biaya.
1. Saldo Rp600 Ribu Tanpa Seleksi Ekonomi!
Berbeda dengan beasiswa pada umumnya, program KPC ini punya kebijakan yang unik dan inklusif. Dana bantuan ini tidak melalui seleksi kemampuan ekonomi. Artinya, pemerintah menganggap pendidikan dan perlengkapannya adalah hak dasar setiap anak.
“Masalah pendidikan itu mendasar. Pemerintah kabupaten komitmen meringankan beban seluruh masyarakat,” tegas Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, Rabu (17/12).
2. Bisa Dipakai Buat Apa Saja?
Dana sebesar Rp600 ribu yang mengendap di KPC ini bisa digunakan secara fleksibel oleh orang tua untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti:
- Membeli seragam baru.
- Pengadaan buku dan alat tulis.
- Kebutuhan penunjang sekolah lainnya.
3. Sasar 6.367 Siswa di 4 Kecamatan
Penerima manfaat ini mencakup siswa baru di semua jenjang, mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Berikut detail teknis penyalurannya:
- Total Penerima: 6.367 peserta didik baru.
- Wilayah: Tersebar merata di empat kecamatan di PPU.
- Sistem Penyaluran: Transfer langsung ke rekening masing-masing melalui kerja sama dengan Bankaltimtara.
4. Misi: Zero “Putus Sekolah” di PPU
Dengan anggaran yang bersumber dari APBD Perubahan 2025 ini, Abdul Waris berharap nggak ada lagi cerita anak di PPU yang gagal sekolah karena kendala biaya perlengkapan.
Sinergi antara kartu bantuan dan sistem perbankan ini diharapkan membuat proses distribusi jadi lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. (ant/one)