Subscribe

7.300 Warga Rentan di Kaltim Terima BST

2 minutes read

SAMARINDA – Sebanyak 7.300 warga Kaltim dari kelompok rentan di berbagai kabupaten dan kota menerima Bantuan Sosial Terencana (BST) sepanjang 2025. Bantuan itu disalurkan Pemprov Kaltim melalui 112 Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang tersebar di kabupaten dan kota.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan program ini ditujukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, mulai dari makanan, sandang hingga alat bantu yang dibutuhkan para penerima manfaat.

“Tahun 2025 semuanya sudah terealisasi. Harapannya, masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” kata Rudy Mas’ud di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis 19 Februari 2026.

BST ini tak hanya menyasar panti milik pemerintah, tetapi juga lembaga sosial yang dikelola masyarakat atau swasta. Penerima manfaatnya beragam. Mulai anak telantar, lanjut usia telantar, penyandang disabilitas, gelandangan dan pengemis, hingga korban bencana dalam masa tanggap darurat maupun pascabencana.

Rehabilitasi sosial menjadi bagian penting dari program ini. Pendekatannya tidak sekadar bantuan materi, tetapi juga layanan terpadu secara fisik, mental, dan sosial. Tujuannya agar penerima bisa kembali menjalankan fungsi sosialnya secara mandiri dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Penyaluran terbesar tercatat di Samarinda dengan 29 LKS dan 2.043 penerima manfaat. Disusul Kutai Kartanegara sebanyak 16 LKS dan 976 penerima, serta Paser dengan 12 LKS dan 959 penerima.

Di Balikpapan, bantuan menjangkau 621 penerima melalui 19 LKS. Sementara Berau mencatat 637 penerima, Kutai Barat 658 penerima, Kutai Timur 487 penerima, Bontang 548 penerima, Penajam Paser Utara 299 penerima, dan Mahakam Ulu 72 penerima.

Program ini tersebar di enam unit pelaksana teknis dinas (UPTD) panti sosial milik Pemprov Kaltim serta berbagai LKS lainnya. Di tengah tantangan ekonomi dan sosial, bantuan tersebut menjadi penopang bagi ribuan warga yang membutuhkan perhatian dan perlindungan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *