Subscribe

Bye-bye Makanan Instan! Badan Gizi Nasional Tekan Penggunaan UPF dalam Menu Buka Puasa Gratis

2 minutes read

Jakarta, nusaetamnews.com :  Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengeluarkan “mandat” baru buat menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Lewat Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026, BGN meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk lebih kreatif mengolah pangan lokal dan memangkas penggunaan produk pabrikan atau Ultra Processed Food (UPF).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan puasa harus mengedepankan kearifan lokal ketimbang makanan siap saji yang penuh pengawet, pewarna, dan perasa buatan.

“SPPG harus makin kreatif bikin menu berbasis kearifan lokal. Kita ingin cegah penyajian UPF dalam paket MBG selama Ramadan,” ujar Dadan saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (18/2).

Menu “Anti-Loyo”: Sehat, Awet, & Gak Pedas

Demi menjaga kualitas gizi dan keamanan pangan bagi penerima manfaat, BGN memberikan guide khusus terkait menu yang boleh disajikan. Aturannya simpel: jangan kasih makanan yang cepat basi atau memicu masalah pencernaan.

Rekomendasi Menu:

  • Protein Juara: Telur asin, abon, dan dendeng kering.
  • Serat & Vitamin: Buah-buahan segar dan kurma (opsional).
  • Lokal Banget: Makanan khas daerah masing-masing yang tetap memenuhi standar gizi kelompok usia.
  • Pantangan: Hindari makanan yang terlalu pedas atau berisiko menimbulkan insiden keamanan pangan.

Skema Tote Bag Warna-warni

Biar distribusinya makin rapi dan nggak tertukar, BGN menerapkan sistem tote bag ganda. Setiap penerima manfaat bakal dapat dua tas kain dengan warna berbeda (misalnya merah dan biru).

“Satu tas dipakai untuk distribusi hari ini, satunya lagi disiapkan untuk ditukar besoknya. Jadi sistem exchange-nya lebih rapi dan higienis,” jelas Dadan.

Gimana Saat Libur Lebaran?

Buat kamu yang bertanya-tanya soal jadwal saat cuti bersama Idul Fitri (18–24 Maret 2026), BGN sudah punya solusinya. Karena tidak ada penyaluran harian saat libur lebaran, distribusi bakal dilakukan lebih awal dengan skema Paket Bundling Kemasan Sehat.

Paket ini menggabungkan jatah makan untuk beberapa hari yang diserahkan sekaligus. Namun ingat, BGN memberi catatan keras: makanan dalam paket bundling ini maksimal hanya bertahan untuk dikonsumsi selama tiga hari demi menjaga kesegaran dan gizinya. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *