Subscribe

Imam Masjid Al-Aqsa Ditangkap Polisi Israel, Tensi di Yerusalem Kembali Memanas

2 minutes read

Yerusalem, nusaetamnews. Com :   Situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa kembali berada di titik didih. Pada Senin (16/2) malam waktu setempat, otoritas keamanan Israel dilaporkan menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi, tepat di area halaman masjid yang menjadi ikon perjuangan rakyat Palestina tersebut.

Kabar penangkapan ini langsung viral setelah dikonfirmasi oleh sumber lokal di Yerusalem. Tindakan ini dipandang sebagai bagian dari tren tekanan sistematis yang kian intens dilakukan pihak otoritas pendudukan terhadap simbol-simbol religi di Kota Tua Yerusalem.

Mengapa Ini Terjadi?

Penangkapan Sheikh Al-Abbasi bukan peristiwa tunggal. Belakangan ini, “drama” keamanan di Al-Aqsa memang sedang eskalatif. Berikut adalah beberapa poin krusial di balik meningkatnya tensi tersebut:

  • Targeting Tokoh Agama: Para imam, penceramah, hingga al-Murabitin (penjaga masjid yang standby 24/7) kini semakin sering berhadapan dengan pembatasan ruang gerak dan interogasi.
  • Akses Jamaah Dipersulit: Otoritas Israel memperketat screening bagi warga yang ingin beribadah, menciptakan antrean panjang dan rasa tidak nyaman di area suci.
  • Provokasi Pemukim: Di saat yang sama, serangan dan aksi masuk paksa oleh kelompok pemukim ke kompleks masjid—dengan kawalan ketat polisi—terus meningkat, yang sering kali memicu bentrokan fisik.

Situasi Terkini di Kota Tua

Pantauan di lapangan menunjukkan atmosfer Yerusalem Timur, khususnya area Kota Tua, saat ini sedang dalam kondisi “siaga satu”. Langkah-langkah pengamanan super ketat yang diberlakukan polisi Israel membuat aktivitas warga lokal maupun peziarah jadi sangat terbatas.

Bagi anak muda di Palestina dan aktivis internasional, penangkapan tokoh seperti Sheikh Al-Abbasi bukan sekadar masalah hukum, melainkan sinyal kuat soal upaya pembatasan hak beragama dan kedaulatan di wilayah pendudukan. (ant/one)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *