Trump Umumkan Dana Rp78 Triliun & Ribuan Personel Keamanan Buat Gaza: Indonesia Bakal Kirim 8.000 Pasukan?
WASHINGTON, nusaetamnews.com : Presiden AS Donald Trump baru saja membuat pengumuman besar di platform Truth Social. Lewat wadah baru bernama Board of Peace (BoP), Trump mengklaim telah mengantongi komitmen dana lebih dari 5 miliar dolar AS (setara Rp78,5 triliun) untuk rekonstruksi dan bantuan kemanusiaan di Gaza.
Pertemuan krusial untuk meresmikan komitmen ini dijadwalkan bakal digelar pada Kamis (19/2) di Donald J. Trump Institute of Peace, Washington D.C.
Bukan Cuma Uang, Tapi Juga Pasukan
Gaza nggak cuma butuh semen dan bata, tapi juga keamanan. Trump menyebut negara-negara anggota BoP sudah sepakat untuk:
- Mengerahkan ribuan personel untuk Pasukan Stabilisasi Internasional.
- Melatih kepolisian lokal demi menjaga perdamaian bagi warga Gaza.
- Transisi Kekuasaan: Gedung Putih sudah menyiapkan Komite Nasional Administrasi Gaza yang isinya para teknokrat untuk mengelola wilayah pasca-perang.
Indonesia Masuk Radar?
Di tengah pengumuman ini, nama Indonesia ikut mencuat. Laporan menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia kemungkinan bakal menerjunkan hingga 8.000 personel untuk membantu misi perdamaian di Gaza. Ini sejalan dengan strategi Presiden Prabowo yang saat ini juga sedang melakukan diplomasi intens dengan pihak AS.
Tantangan Berat: Antara Gencatan Senjata dan Realita
Meskipun angka 5 miliar dolar AS terdengar fantastis, jumlah ini sebenarnya masih “receh” dibanding estimasi PBB yang menyebut biaya rekonstruksi Gaza mencapai 70 miliar dolar AS.
Apalagi kondisi di lapangan belum sepenuhnya stabil:
- Kerusakan Parah: 90% infrastruktur sipil Gaza hancur setelah dua tahun perang.
- Pelanggaran: Meski sudah ada gencatan senjata, laporan dari Kementerian Kesehatan Gaza menyebut serangan masih terjadi dan memakan korban jiwa.
“Dewan ini punya potensi tanpa batas. Ini akan jadi badan internasional paling berpengaruh dalam sejarah,” tulis Trump dengan gaya khasnya.(ant/one)