Berau Kucurkan Hibah Rp7,87 Miliar, Sulap 38 Rumah Ibadah Jadi Pusat Peradaban & Lingkungan
Tanjung Redeb, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun mental sekaligus fisik warganya. Tak tanggung-tanggung, dana hibah sebesar Rp7,87 miliar digelontorkan untuk memoles 38 rumah ibadah yang tersebar di berbagai kecamatan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut langkah ini bukan sekadar urusan renovasi bangunan. Lebih dari itu, bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan warga saat beribadah sekaligus memperkuat fungsi sosial rumah ibadah.
Bukan Sekadar Tempat Sujud
Menurut Bupati Sri, rumah ibadah di era sekarang punya peran yang makin luas. Selain jadi tempat healing spiritual, masjid, gereja, hingga pondok pesantren diharapkan bisa menjadi:
- Pusat Kegiatan Sosial: Wadah warga saling bantu dan mempererat solidaritas.
- Laboratorium Moral: Tempat pembinaan akhlak generasi muda di tengah gempuran arus global.
- Agen Pelestari Alam: Mengedukasi umat untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekitar.
“Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemda untuk memastikan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman. Kami ingin pembangunan di Berau itu seimbang, nggak cuma fisiknya yang maju, tapi spiritualnya juga kuat,” ujar Sri Juniarsih di Tanjung Redeb, Selasa.
Sebaran Dana & Harapan ke Depan
Penyaluran dana ini bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah per lokasi, tergantung kebutuhan masing-masing. Beberapa penerima yang hadir secara simbolis di antaranya:
- Masjid Al-Ikhlas & Masjid Darussalam
- Gereja Katolik Hati Kudus Yesus
- Pondok Pesantren Al-Kholil
Bupati berharap dana ini dikelola secara transparan dan maksimal untuk menunjang operasional serta fasilitas pendidikan keagamaan. “Kita ingin kerukunan antarumat beragama di Berau yang sudah keren ini tetap terjaga, bahkan makin solid ke depannya,” tambahnya.
Meski disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, Pemkab Berau berjanji akan terus hadir mendukung kegiatan keagamaan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. (ant/one)Tanjung Redeb, nusaetamnews.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun mental sekaligus fisik warganya. Tak tanggung-tanggung, dana hibah sebesar Rp7,87 miliar digelontorkan untuk memoles 38 rumah ibadah yang tersebar di berbagai kecamatan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut langkah ini bukan sekadar urusan renovasi bangunan. Lebih dari itu, bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan warga saat beribadah sekaligus memperkuat fungsi sosial rumah ibadah.
Bukan Sekadar Tempat Sujud
Menurut Bupati Sri, rumah ibadah di era sekarang punya peran yang makin luas. Selain jadi tempat healing spiritual, masjid, gereja, hingga pondok pesantren diharapkan bisa menjadi:
- Pusat Kegiatan Sosial: Wadah warga saling bantu dan mempererat solidaritas.
- Laboratorium Moral: Tempat pembinaan akhlak generasi muda di tengah gempuran arus global.
- Agen Pelestari Alam: Mengedukasi umat untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekitar.
“Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemda untuk memastikan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman. Kami ingin pembangunan di Berau itu seimbang, nggak cuma fisiknya yang maju, tapi spiritualnya juga kuat,” ujar Sri Juniarsih di Tanjung Redeb, Selasa.
Sebaran Dana & Harapan ke Depan
Penyaluran dana ini bervariasi, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah per lokasi, tergantung kebutuhan masing-masing. Beberapa penerima yang hadir secara simbolis di antaranya:
- Masjid Al-Ikhlas & Masjid Darussalam
- Gereja Katolik Hati Kudus Yesus
- Pondok Pesantren Al-Kholil
Bupati berharap dana ini dikelola secara transparan dan maksimal untuk menunjang operasional serta fasilitas pendidikan keagamaan. “Kita ingin kerukunan antarumat beragama di Berau yang sudah keren ini tetap terjaga, bahkan makin solid ke depannya,” tambahnya.
Meski disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, Pemkab Berau berjanji akan terus hadir mendukung kegiatan keagamaan secara berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat yang lebih merata. (ant/one)